Lewat KABAR yang berlangsung di 7 kota, Mitra mengikuti tausiyah bersama ustadz-ustadz lokal serta mendapatkan ragam produk gratis maupun produk dengan harga spesial untuk kebutuhan harian Mitra, seperti kebutuhan pokok (sembako), keperluan otomotif, hingga paket produk kesehatan (vitamin, obat-obatan.
Sementara lewat KOLAK Mitra, Grab bersama Mitra berbagi takjil gratis dengan para pengguna jalan di ratusan titik di 39 kota. Khusus di Malang, aktivitas KABAR mengundang Ustadz KH. Ach. Noer Junaidi S.Pd., M.Si, sementara aktivitas KOLAK diadakan di 4 lokasi strategis, yakni Jl. Veteran, Perempatan Dieng, Jl. Soekarno Hatta, dan Jl. Tugu.
Halim Wijaya, Director of East Indonesia, Grab Indonesia, mengatakan, setelah sempat tertunda karena situasi pandemi, kini kami kembali merasakan hangatnya kebersamaan dan berbagi kebaikan secara tatap muka di bulan suci Ramadan.
“Kami bersyukur kegiatan KABAR dan KOLAK mendapatkan antusiasme luar biasa dari ratusan Mitra di Malang yang dengan semangat meluangkan waktu untuk turun ke jalanan dan berbagi kebaikan. Semoga momen ini dapat mempererat solidaritas, meningkatkan kepedulian serta membawa berkah bagi sesama,” ujar Halim Wijaya, Rabu (12/4).
Dijelaskan, kegiatan KOLAK di Malang telah berlangsung pada tanggal 1 April dan 7 April 2023 lalu. Ratusan takjil dibagikan kepada sesama pengemudi ojek online dan masyarakat umum yang masih berada di jalanan menjelang jam berbuka puasa. Sedangkan KABAR telah dilaksanakan pada 5 April 2023 lalu pada saat bulan Ramadan.
Selain mengikuti tausiyah untuk memperdalam pemahaman agama, di kegiatan KABAR, Mitra juga berkesempatan untuk membawa pulang berbagai kebutuhan harian secara gratis. Acara ini juga dilengkapi pula dengan GrabBenefits Day yang menyajikan ragam promo menarik dan harga spesial untuk kebutuhan sehari-hari.
Etty Afiyati Hentihu, salah seorang Mitra Pengemudi asal Malang, mengatakan, bagi-bagi takjil bareng teman-teman mitra semua lancar. Walaupun di awal sempat hujan sebentar, acara masih berjalan dan pakai jaket hujan sehingga takjil-nya tetap aman.
“Rasa pengen berbagi dan kumpul bareng teman yang lain itu yang bikin kita tetap semangat,” kata Etty. (fix) Editor : Administrator