Pada kesempatan tersebut, PLN melakukan pemberian tegangan pertama (energize) pada empat Proyek Strategis Nasional (PSN). Di antaranya GIS 150 kV Kedinding Ext, Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 kV Kedinding-Bangkalan Tx Sirkit 3, Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Bangkalan-Tx, dan Gardu Induk (GI) 150 kV Bangkalan Ext.
Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan, Wiluyo Kusdwiharto menuturkan PLN akan terus meningkatkan keandalan sistem kelistrikan.
Pihaknya juga memberi apresiasi kepada PLN UIP JBTB atas daya upayanya serta berkat sinergitas yang baik dari seluruh PLN Group serta pemerintah dan stakeholder terkait sehingga infrastruktur kelistrikan dapat energize lebih cepat dari target waktu yang ditetapkan.
Saat ini, interkoneksi Madura disokong 2 sirkit yaitu satu sirkit SUTT dan SKTT 150 kV Ujung- Gilitimur serta satu sirkit SUTT dan SKTT 150 kV Kenjeran-Bangkalan. Sehingga pembangunan SKTT dan SUTT 150 kV Kedinding (Sirkit 3 & 4)-Bangkalan sangat penting untuk perkuatan keandalan kelistrikan di Madura.
General Manager PLN UIP JBTB, Muhammad Ramadhansyah menyampaikan kendati menghadapi kendala cukup berat namun pelaksanaan energize dapat dilakukan secara aman dan handal.
“Penyelesaian sirkit 3 ini pastinya untuk mengamankan momentum Ramadan dan Idul Fitri 1444 Hijriah di Madura. Tantangan yang kita hadapi sekarang semakin berkembang dimana PLN tidak hanya dituntut untuk menyediakan layanan kelistrikan yang andal, tetapi juga bisa merespon kebutuhan pelanggan dengan cepat. Dengan berhasilnya energize pada insfrastruktur ketenagalistrikan ini, layanan kelistrikan di sistem Madura akan semakin andal dan kepuasan pelanggan akan bisa meningkat,” jelasnya.
Sementara itu, Manager PLN UPP JBTB 2, David Eko Prasetyo mengungkapkan bahwa penambahan infrastruktur listrik ini sangat dibutuhkan untuk menambah keandalan kelistrikan seiring dengan perkembangan ekonomi dan konsumsi listrik yang kian menanjak di Madura. (*/jay) Editor : Administrator