Dalam sidak tersebut, Horeka yang masih menggunakan LPG 3 kg langsung dilakukan penggantian menggunakan LPG non subsidi yang memang sesuai peruntukannya.
Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Deden Mochammad Idhani mengatakan bahwa peruntukan LPG 3 kg hanya diperuntukkan penggunaannya untuk masyarakat miskin golongan menengah ke bawah.
“Horeka apalagi usaha peternakan skala besar sudah tidak sepatutnya menggunakan LPG 3 kg karena skala usahanya sudah besar. Kami berterima kasih kepada Pemda yang berinisiatif untuk mengadakan sidak agar mereka lebih aware lagi,” tutur Deden, Senin (20/3).
Sementara itu, Kepala Sub Bagian Perekonomian dan SDA Pemkab Gresik, Ketut Triwibowo mengatakan bahwa kegiatan ini rutin diadakan yang pelaksanaannya dikoordinir oleh bagian perekonomian.
“Tujuannya untuk monitoring dan evaluasi seperti apa pendistribusian LPG bersubsidi. Ke depan kami akan terus menggiatkan lagi upaya serupa agar subsidi LPG bersubsidi lebih tepat sasaran,” ujar Ketut.
Saat ini Pertamina sedang melaksanakan promo Trade In tukar tabung LPG 3 kg ke non subsidi yang berlaku mulai tanggal 13-21 Maret 2023.
“Masyarakat yang memiliki aplikasi MyPertamina dapat menukar dua tabung LPG 3 kg dengan tabung LPG 5,5 kg dengan sistem redeem poin. Untuk info lebih lengkap dapat mengakses aplikasi MyPertamina ataupun https://pds135.com,” pungkas Deden.
Dalam sidak tersebut turut hadir pula dari Dinas Peternakan, Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD), Satpol PP, dan Bagian Ekonomi Pemkab Gresik. Selain itu, juga Sales Branch Manager V Surabaya Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Arif Rahman Hakim dan Hiswana Migas DPC Surabaya, Mario. (rul/jay) Editor : Administrator