Menurut Sahnawi, Direktur Utama PT PPRO Sampurna Jaya – pengembang Apartemen Westown View– sejak bulan delapan tahun 2022 pembangunan tower satu (La Chiva) dari lima tower yang direncanakan dimulai kembali. Diharapkan pada awal tahun 2024, semua unit sudah terbangun dan siap diserahterimakan (handover) ke konsumen.
“Sebenarnya handover rencananya kami lakukan pada tahun 2021 atau 2022. Karena ada pandemi Covid, kami terpaksa replanning. Dan itu semua developer mengalami,” kata Sahnawi, disela acara topping off pooldeck Tower La Chiva Apartemen Westown View, Selasa (21/2).
Dia yakin, setelah pandemi progres pembangunan akan berjalan lancar. Sehingga target serahterima unit ke konsumen pada kuartal I tahun 2024 akan berjalan lancar. Saat ini pembangunan sudah masuk di lantai 10 dari total 44 lantai atau setara dengan 35 persen.
“Kami akan kebut sehingga target handover pada awal tahun depan akan terlaksana dengan baik. Kami optimis,” tambahnya.
Terkait pasar apartemen di Surabaya, Sahnawi mengaku, saat ini kondisinya sudah cukup bagus. Apalagi pemerintah sudah mencabut PPKM sehingga ekonomi berjalan semakin bagus dan terus tumbuh. Imbasnya pasar properti juga kondisinya semakin membaik.
Hal ini terlihat dari penjualan yang dilakukan di apartemen Westown dimana hampir setiap hari selalu ada transaksi beberapa unit. Dan biasanya semakin cepat progres pembangunan akan semakin besar pula respond pasar untuk membeli.
Tower La Chiva Apartemen Westown View dikembangkan sebanyak 900-an unit. Ada beberapa tipe yang ditawarkan mulai tipe studio, 1 bedroom dan 2 bedroom dengan harga mulai Rp 600-an juta hingga Rp 2 miliar. Saat ini sudah terjual sekitar 80-an persen.
“Yang paling banyak terjual memang tipe studio. Tapi saat ini masih ada beberapa tipe yang tersisa termasuk tipe studio deluxe dan corner. Selain itu juga ada tipe 2 bedroom. Hingga saat ini yang paling banyak membeli disini dari kalangan enduser terutama entrepreneur dan milenial. Sementara dari karyawan dan ASN dibawah 10 persen,” ujar Sahnawi.
Soal tower kedua, dia belum berani memastikan kapan akan mulai dibangun. Sebab pihaknya masih fokus untuk menyelesaikan pembangunan tower pertama setelah hampir dua tahun dihantam pandemi Covid 19.
Namun begitu dia memastikan bahwa tower kedua tetap akan segera dibangun kalau tower pertama sudah selesai. Selain itu pihaknya juga masih melihat perkembangan pasarnya. Karena ke depan target utamanya adalah kalangan milenial dan gen-Z.
“Tower kedua tunggu saja nanti sambil melihat perkembangan marketnya. Yang jelas konsepnya modern minimalis lengkap dengan fasilitas yang dibutuhkan milenial dan gen-Z seperti co-working space, infinity pool, jogging track, gym dan banyak lagi lainnya,” tandas Sahnawi. (fix) Editor : Administrator