Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

SISKAPERBAPO: Harga Cabai Rawit Terpantau Naik, Harga Tomat Malah Anjlok

Administrator • Minggu, 29 Januari 2023 | 18:10 WIB
Pembeli membeli cabai di Pasar Pabean Surabaya. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)
Pembeli membeli cabai di Pasar Pabean Surabaya. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)
SURABAYA - Harga komoditas cabai rawit mengalami kembali mengalami kenaikan. Jika sepekan yang lalu harga komoditas ini masih berada pada kisaran harga Rp 34.000 namun saat ini berada pada kisaran 60.000.

Berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) harga rata-rata di Jatim untuk komoditas cabai rawit/kg, Jumat (27/1) mencapai Rp49.537.

Harga rata-rata tertinggi di Kabupaten Bojonegoro Rp57.500. Dan harga rata-rata terendah di Kabupaten Bangkalan Rp40.000. Untuk Pasar Pucanganom dan Tambahrejo harga cabai rawit mencapai Rp55.000, Pasar Wonokromo Rp50.000, Pasar Genteng dan Pasar Keputran Rp55.000 dan Pasar Soponyono Rp60.000.

Sedangkan harga rata-rata cabai besar adalah Rp30.525. Harga rata-rata tertinggi di Kabupaten Ngawi, Kabupaten Pacitan Rp38.333. Dan harga rata-rata terendah di Kota Pasuruan Rp23.250. Di Pasar Tambahrejo dan Soponyono harga komoditas ini Rp30.000, Pasar Keputran Rp35.000. Kemudian untuk Pasar Genteng Rp40.000, Pasar Pucanganom Rp27.000 dan Wonokromo harganya Rp25.000.

Wakil Ketua Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia (AACI) Jatim Nanang Triatmoko kepada Radar Surabaya mengatakan harga cabai rawit pada tingkat petani Rp45.000 dan pada tingkat pedagang Rp 47.000. Sedangkan cabai besar pada tingkat petani turun Rp14.000 dan tingkat pedagang Rp15.000.

“Naiknya cabai rawit yang sempat mencapai Rp75.000 karena musim hujan berkepanjangan sehingga petani enggan untuk memanen dan stoknya berkurang. Nah untuk naiknya harga cabai besar saat ini karena produksinya berkurang hingga 30 persen. Untuk cabai besar ini turun drastis karena sebelumnya masih sempat Rp24.000,” katanya, Jumat (27/1).

Nanang menambahkan harga tomat turun drastis. Jika sebelumnya pada tingkat petani masih mencapai Rp2000 per kg, saat ini turun Rp700 - Rp500. Dari Siskaperbapo menunjukkan harga untuk komoditas tomat Rp6.516. Harga rata-rata tertinggi di Kota Surabaya Rp13.666. Dan harga rata-rata terendah di Kabupaten Bondowoso Rp2.750. “Kalau di pasaran mencapai Rp13.000, ini artinya ada permainan pada tengkulak,” pungkasnya. (mus) Editor : Administrator
#Harga Cabai Rawit Naik #SISKAPERBAPO #Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia #AACI Jatim #Harga Tomat Malah Anjlok