Total sumbangsih yang diberikan BUMN selama dikomandoi Erick Thohir mencapai hingga Rp 1.200 triliun. Dengan angka tersebut, Erick Thohir dinilai berhasil memaksimalkan dana PMN yang diberikan oleh negara.
“Alhamdulillah, kontribusi BUMN untuk Indonesia mencapai Rp1.200 Triliun pada tiga tahun terakhir. Jumlahnya lebih besar dari PMN yang diberikan. PMN ini membawa hasil baik, tak sekadar menyandarkan keuangan kepada negara, juga berdampak positif yang berkelanjutan,” ujar Erick Thohir.
Eks Presiden Inter Milan itu memastikan dana PMN yang diberikan kepada BUMN dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan bangsa dan negara Indonesia. Serta, lanjutnya, berbagai catatan untuk pengelolaan PMN agar semakin baik ini terus dikerjakan.
“Usulan dan catatannya kami akan perhatikan dan perdalam. Terutama kami akan pastikan PMN ini akan membawa hasil yang baik,” kata Erick Thohir.
Sebagai informasi, kontribusi BUMN untuk Indonesia yang mencapai Rp 1.200 triliun itu jauh melebihi dana PMN yang diterima selama tiga tahun terakhir. pada tahun 2022 Komisi XI bersama Kementerian Keuangan menyepakati suntikan PMN untuk BUMN berada di angka Rp 67,3 triliun.
Sedangkan untuk 2021, Menteri Keuangan Sri Mulyani mencatat realisasi PMN bagi BUMN sebesar Rp 71,2 triliun. Sementara untuk tahun 2020, pemerintah memberikan suntikan PMN kepada BUMN sebanyak Rp 56,288 triliun. (*/jay) Editor : Administrator