Dalam menjaga keandalannya, pemeliharaan rutin tahunan selalu dilakukan oleh PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (PLN UIT JBM) terhadap seluruh infrastruktur kelistrikan di Jawa Timur dan Bali.
Seperti salah satunya yang dilakukan pada pemeliharaan Inter Bus Trafo (IBT) 4, yang kali ini dilakukan pada GI Krian bertegangan 500 kV.
“Kami memiliki tugas untuk mengoperasikan serta memelihara infrastruktur kelistrikan yang bertegangan tinggi. Salah satunya GI yang terus kami pelihara agar pasokan listrik ke pelanggan tak mengalami kendala yang berarti,” terang General Manager PLN UIT JBM, Didik Fauzi Dakhlan.
Didik menambahkan, pemeliharaan pada IBT 4 GI Krian telah selesai dilakukan dalam agenda pemeliharaan rutin pada Senin (14/3).
“IBT 4 pada GI Krian yang merupakan IBT Step Down (500 kV-150 kV) telah selesai maintenance. Kami mengerahkan 35 personel dalam kegiatan pemeliharaan yang berlangsung selama satu hari,” lanjut Didik.
IBT 4 pada GI Krian memiliki tugas untuk menyalurkan listrik ke Mojokerto dengan tegangan 150 kV yang kemudian disalurkan ke GI Sekarputih dan GI Tarik. Tidak hanya itu, IBT 4 ini juga sebagai saluran yang menyuplai langsung ke Konsumen Tegangan Tinggi (KTT), seperti PT Tjiwi Kimia dan PT Ajinomoto.
“Kami berkomitmen untuk terus menjaga keandalan sistem untuk suplai langsung ke KTT sebagai bentuk dukungan terhadap pergerakan perekonomian masyarakat,” ungkap Didik.
Melalui pemeliharaan rutin, PLN berupaya agar suplai pasokan listrik ke pelanggan dapat terus andal sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gangguan. PLN juga berkomitmen agar keandalan sistem pasokan listrik dapat terus terjaga secara kontinyu dan konsisten. (*/rul/jay) Editor : Administrator