Kerja sama tersebut menindaklanjuti pertemuan BNI dengan Walikota Surabaya Eri Cahyadi dimana terdapat kebutuhan Pemkot Surabaya untuk mendigitalisasi atau menginginkan adanya sistem otomasi untuk pembayaran iuran retribusi pasar di Wilayah Kota Surabaya, sehingga pembayaran dapat dilakukan dengan mudah, cepat dan aman.
Dengan adanya digitalisasi iuran retribusi dapat memudahkan PD Pasar untuk monitoring secara realtime melalui dashboard yang akan menampilkan data pedagang yang telah melakukan pembayaran retribusi.
Digitalisasi pembayaran iuran dengan menggunakan layanan BNI e-Collection melalui nomor Virtual Account. Setiap pedagang akan memiliki nomor Virtual Account yang dapat diidentifikasikan dengan nomor kios yg disewanya sehingga lebih mudah dalam proses monitoring dan rekonsiliasi.
Untuk pembayarannya pun dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu pembayaran melalui mesin ATM BNI, e-channel BNI, Outlet BNI, Agen46 dan e- channel bank lain. Dengan pembayaran secara digital ini tentunya mendukung program pemerintah khususnya dalam mengurangi transaksi dengan menggunakan uang tunai (cashless).
“Besar harapan kami BNI sebagai salah satu Bank BUMN dapat berkontribusi lebih memberikan layanan digital perbankan untuk memajukan kegiatan perekonomian usaha daerah khususnya Kota Surabaya,” tandas Gunawan. (*/jay) Editor : Administrator