Melalui Unit Laksana Transmisi dan GI (ULTG) Krian, PLN melakukan pemeliharaan rutin pada trafo 500 kV yang menyuplai listrik ke Surabaya dan juga melaksanakan cleansing (pembersihan) isolator pada T.337 - T.338 (Grati - Krian) pada jalur 1.
Pemeliharaan yang dilakukan selama satu hari ini mengerahkan kurang lebih 40 personel sehingga pekerjaan dapat lebih cepat terselesaikan. Pekerjaan yang dilakukan secara padam baik pada GI dan juga jaringan transmisi tidak mengganggu suplai listrik ke seluruh pelanggan di akhir pekan.
“Pada akhir pekan ini memang kami melakukan pekerjaan yang sudah terencana. Para rekan-rekan dari ULTG membagi tugas sesuai perannya. Ada yang di GITET dan ada yang pembersihan isolator. Kegiatan ini salah satu bentuk nyata PLN dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan dimana di akhir pekan seperti ini PLN tetap bekerja agar suplai listrik ke pelanggan tetap terjaga,” tutur General Manager PLN UIT JBM Suroso.
Pemeliharaan pada sisi trafo di GITET merupakan pekerjaan yang rutin dilakukan setiap satu tahun. Namun untuk pembersihan isolator T.337-T.338, PLN terus memelihara dengan baik dikarenakan lokasi tower yang berada di atas pabrik penggilingan batu sehingga rentan terjadinya kerusakan akibat polutan yang tinggi.
“Transmisi 500 kV serta GITET ini sangat berperan penting untuk menyuplai listrik ke pelanggan jadi kami harus benar-benar memastikan agar infrastruktur dapat berjalan optimal. Kami saat ini juga sedang melakukan pekerjaan di beberapa lokasi lainnya yang tersebar agar pelanggan dapat menikmati listrik dengan tenang,” lanjut Suroso saat melakukan pemantauan pekerjaan di tower transmisi.
Tak hanya pada ULTG Krian, terdapat pekerjaan lain dilakukan PLN yang tersebar di daerah Jawa Timur lainnya pada hari yang sama. Salah satunya di GITET Grati yang melaksanakan pengujian pertahanan pada trafo 150 kV. (*/jay) Editor : Administrator