Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tetap Produksi Saat Pandemi, HCML Jamin Pasokan Gas di Jatim Aman

Administrator • Jumat, 23 Juli 2021 | 23:21 WIB
Tetap Produksi Saat Pandemi, HCML Jamin Pasokan Gas di Jatim Aman
Tetap Produksi Saat Pandemi, HCML Jamin Pasokan Gas di Jatim Aman

SURABAYA - Meskipun dibayangi pandemic Covid 19, namun produktivitas Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) masih berjalan. Tujuannya,untuk tetap bisa memenuhi kebutuhan  gas di Jawa Timur,  Namun kali ini semua kegiatan dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.


Menurut Manager HSSE Dept. Rockyanto Sasabone, HCML merespons situasi pandemi Covid-19 saat ini dengan cepat. Respons ini bagian dari upaya perusahaan untuk menjaga para pegawai agar terlindung dan tetap bisa bekerja maksimal dan penuh produktivitas.


Sebelum pandemi, seluruh pegawai HCML bekerja di kantor atau lapangan, bertemu langsung dengan rekan-rekan kerja untuk meeting, menyelesaikan tugas bersama dan lainnya termasuk makan dan beribadah, Namun, saat ada pandemi apalagi sekarang, semua berubah total.


“Kami terpaksa bekerja di rumah, bertemu rekan-rekan kerja lewat virtual. System pendukung kerja yang dibuat digital..Benar-benar perubahan yang baru bagi HCML, tapi tidak mengapa karena itu demi kesehatan dan keselamatan kita semua dan anggota keluarga dirumah,” kata Rockyanto.


Dikatakan, pandemi Covid-19 menimbulkan krisis kesehatan dan potensi krisis ekonomi berkepanjangan. Karena itu manajemen melakukan sejumlah langkah penanganan yakni pemetaan, perencanaan, pencegahan, manajemen kasus, dan melakukan pelaporan rutin sebagai bagian dari pemantauan.


Pemetaan dilakukan dengan memutakhirkan data pandemic harian, baik global, nasional, maupun di internal HCML sendiri, fasilitas kesehatan yang dimiliki, baik untuk pemeriksaan, isolasi, dan kapabilitas perawatan.Dengan pemetaan tersebut diharapkan bisa melengkapi informasi untuk penanganan.


Dari pemetaan yang matang, manajemen perusahaan bisa melakukan perencanaan yang benar, menyangkut prosedur penanganan kasus, standar prosedur operasional yang responsive terhadap Covid-19, dan instruksi kerja terhadap karyawan. “Langkah ketiga adalah prevensi atau pencegahan, yang tak hanya melibatkan perusahaan namun juga individu karyawan,” tambahnya.


Manajemen HCML menetapkan program kerja dari rumah kepada para karyawan sejak 17 Maret 2020.Untuk pegawai lapangan, setiap pegawai harus melakukan karantina dan uji laboratorium setiap kali ada pergantian, penambahan, maupun rotasi di lapangan.


HCML juga menggunakan transportasi darat dari Jakarta ke Surabaya dan lokasi Kerja untuk menjaga pegawai agar tidak berinteraksi dengan orang lain saat berangkat kelapangan. HCML juga menyeleksi dan memeriksa dengan ketat angkutan bus yang digunakan dan supir yang membawa tim pun harus menjalankan protokol yang sama dengan Perusahaan. “HCML juga menyediakan akomodasi yang aman bagi pekerja kontraktor lokal di Pasuruan,” ujarnya.


Soal manajemen penanganan kasus. HCML siap membantu investigasi epidemiologis, antara lain untuk melacak mobilitas pasien, penelusuran kontak seperti menghubungi mereka agar diperiksa lebih lanjut, memastikan pengobatan dan isolasidi rumah maupun rumah sakit, tergantung pada kondisi pasien.


"Kami sadar bahwa penanganan pandemic tidak bisa dilakukan sendirian.Setiap orang, baik personal, komunitas, maupun perusahaan harus ambil bagian dan tanggungjawab untuk mencegah meluasnya pandemic ini.Tentunya dengan standar baku yang sesuai dengan protocol kesehatan," ujar Rocky


Hingga saat ini, HCML tetap menjamin ketersediaan pasokan gas selama pandemi.Produksi tetap berjalan dengan standar protocol kesehatan yang ketat. Dalam pengerjaan proyek lapangan, HCML menerapkan protocol kesehatan dan pemahaman yang sama kepada semua pekerja dan pekerja kontraktor. Mereka selalu berkoordinasi dengan tim HSSE Dept. untuk mendapatkan pantauan medis.


”Semua ini adalah wujud komitmen HCML untuk ikut berkontribusi dalam mengamankan pasokan gas nasional dalam masa sulit ini,” ujar Hamim Tohari, Manager Regional Office & Relations HCML.


Dijelaskan, HCML adalah salah satu Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dibawah pengawasan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyakdan Gas Bumi (SKK Migas). HCML mengerjakan eksplorasi dan eksploitasi minyak dan  gas bumi di Selat Madura.


HCML fokus menjaga kapasitas produksi agar bisa memasok kepentingan industry dan pupuk di Jawa Timu. HCML memproduksi  gas dan minyak kondensat di perairan Madura sejak tahun 2017 dengan mengelola 4 (empat) sumur yang menjadi salah satu tulang punggung pemenuhan gas di Jawa Timur.


“Jawa Timur memiliki nilai penting dan strategis, karena menjadi lumbung minyak dan gas nasional, dengan pasokan sekitar tiga puluh persen (30%) dari 800.000 Barrel of Day (BoD) produksi minyak nasional dan 10-12% dari total pasokan gas di Indonesia,” kata  Hamim Tohari. (fix)

Editor : Administrator
#hcml