SURABAYA - PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Jawa Timur sebagai unit pelaksana pengatur distribusi 20kV bertugas menjaga keandalan sistem 20 kV agar pasokan dan distribusi tenaga listrik dapat tersalur ke pelanggan dengan baik. Dalam kondisi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat saat ini, UP2D Jawa Timur mendapat tugas tambahan untuk secara khusus memastikan pasokan tenaga listrik ke perusahaan produksi oksigen agar selalu terjaga keandalan dan mutunya.
PT Aneka Gas merupakan salah satu pelanggan PLN yang bergerak dibidang industri gas, PLN berhasil mengamankan dan memulihkan pasokan tenaga listrik ke PT Aneka Gas dengan cepat dan tepat. Sebelumnya PT Aneka Gas mengalami dip tegangan yang berakibat kepada proses produksi, dikarenakan terjadi gangguan pada Trafo 2 GI Babadan.
Setelah melakukan pengecekan sisi busbar 20 kV dan visual aman, Dispatcher memerintahkan Inspektur Gardu Induk untuk melakukan pengkopelan beban dari Trafo 2 ke Trafo 1, guna meminimalisir lama padam. Sejak 30 Juni sekitar pukul 12.00 yang lalu, suplai listrik PLN Ke PT Aneka Gas di Balongbendo Sidoarjo kembali normal.
UP2D saat ini dalam kondisi siaga dalam melayani dan memberikan pelayanan terbaik ke pelanggan. Melakukan inspeksi peralatan secara mendetail baik visual, temperatur dan indikator lainnya. Selain itu juga menyediakan kubikel mobile beserta UPS untuk menjaga keandalan pasokan tenaga listrik ke pelanggan produsen gas, sehingga dapat memaksimalkan kembali produksi oksigen.
Manager PLN UP2D Uray Aminin menyampaikan, UP2D Jatim siap memberikan support dan kolaborasi bersama PLN UP3 di bawah PLN Unit Induk Disitribusi Jawa Timur (UID Jatim). Pihaknya siap untuk menjaga keandalan supply sistem 20 kV kepada 8 pelanggan prioritas produsen oksigen. Perusahaan tersebut tersebar pada area Gardu Induk (GI) Segoromadu, GI Petrokimia, GI Manyar, GI Babadan, GI Bambe, GI Rungkut, dan GI Waru. (*)
Editor : Administrator