Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Meski Harga Naik, Stok Daging dan Telur Jelang Nataru Dijamin Aman

Administrator • Senin, 14 Desember 2020 | 16:36 WIB
Meski Harga Naik, Stok Daging dan Telur Jelang Nataru Dijamin Aman
Meski Harga Naik, Stok Daging dan Telur Jelang Nataru Dijamin Aman
SURABAYA - Kepala Dinas Peternakan Jatim Wemmi Niamawati memastikan ketersediaan daging dan telur dari hewan peternakan untuk hari besar keagamaan nasional (HBKN) seperti Natal dan Tahun Baru (Nataru) masih aman.

Meski demikian, menurutnya kenaikan harga disebabkan meningkatnya permintaan. "Umumnya kenaikan harga terjadi pada H-3 hingga H+3. Persentase kenaikannya mencapai 10-20 persen," ujarnya.

Wemmi memastikan bahwa kenaikan harga tersebut bukan karena stok yang kurang. Tapi karena ada harga psikologis. "Jadi, karena ada libur perayaan hari besar nasional, lalu harga dinaikkan," tuturnya.

Lebih lanjut Wemmi menambahkan kebutuhan daging sapi selama bulan Desember diperkirakan sekitar 10.197 ton. Sementara untuk stok daging sapi tersedia 10.979 ton. “Jadi ada surplus lebih untuk daging sapi. Ini akan kita prioritaskan untuk masyarakat Jatim dulu baru kemudian luar provinsi,” katanya.

Menurutnya, stok daging sapi berasal dari peternakan yang ada pada hampir seluruh kabupaten/kota di Jatim, dikarenakan memang Jatim merupakan sentra sapi potong. "Peternakan sapi ada di Tuban, Bojonegoro, Lamongan, Magetan, Nganjuk dan lainnya. Paling banyak penghasil daging sapi adalah Madura, khususnya Sumenep," jelasnya.

Ia juga menegaskan untuk ketersediaan daging sapi tidak sampai mendatangkan dari provinsi lain. Meskipun daging impor boleh masuk, namun ia memastikan tapi Jatim tidak impor. "Yang impor ini biasanya hotel, restoran, katering (horeka) dan industri yang memiliki Nomor Kontrol Veteriner (NKV)," tuturnya.

Sementara untuk stok daging ayam broiler di Jatim pada bulan Desember sebanyak 43.852 ton, dan kebutuhan untuk Jatim sebesar 31.768 ton. Untuk telur ayam ras pada Desember 2020 sebanyak 69.703 ton, dan kebutuhan untuk Jatim sebanyak 29.971 ton.

"Dari ketersediaan daging sapi, daging ayam dan telur ayam, dapat diketahui kalau mencukupi dan ada kelebihan, serta dapat memenuhi kebutuhan rutin dan keperluan seperti Natal dan Tahun Baru 2021," pungkasnya. (mus) Editor : Administrator
#harga daging dan telur #stok daging dan telur #jelang nataru #dinas peternakan jatim