SURABAYA - Untuk meningkatkan system keamanan data nasabah dan mempercepat proses transaksi, PT Pegadaian (Persero) kembali melakukan terobosan. Kali ini, Pegadaian menerapkan sistem pemindai wajah (face recognition sytem).
Menurut Kuswiyoto, direktur Utama PT Pegadaian, pihaknya merupakan BUMN pertama yang memanfaatkan teknologi Electronic Know Your Customer (e-KYC) dengan memanfaatkan sistem pemindai wajah
Langkah ini dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan data melalui pengenalan wajah (face recognition). Sehingga data nasabah akan terverifikasi lebih cepat dan akurat lewat tekonologi digital ini.
“Kami Kerjasama dengan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil,” kata Kuswiyoto belum lama ini.
Menurutnya, kemajuan teknologi informasi harus dimanfaatkan dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu Pegadaian menerapkan aplikasi Pegadaian Digital yang membutuhkan identitas nasabah sesuai data Dukcapil.
Program ini dilakukan juga untuk mencegah fraud dan pemalsuan data nasabah lebih dini. Selain itu, juga untuk meningkatkan kecepatan pelayanan, keamanan dan kenyamanan pada nasabah.
“Kami berharap dengan penerapan system pemindai wajah ini, pemalsuan data nasabah akan lebih mudah dideteksi,” tambahnya.
Dijelaskan, penerapan sistem pemindai wajah dalam registrasi aplikasi Pegadaian Digital prosesnya mudah. Cukup dengan menggunakan foto KTP dan swafoto data langsung dapat diricek dengan sistem Dukcapil.
Dengan aplikasi Pegadaian Digital ini masyarakat dapat mengakses produk dan layanan dimana saja tanpa harus datang ke outlet. Proses bisnis pun menjadi lebih cepat, aman dan nyaman.
Sementara itu, Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif F mengatakan, pihaknya berharap kerjasama ini membawa kebaikan dalam membangun peradaban baru melalui penggunaan data administrasi kependudukan yang baik.
Pegadaian menjadi BUMN yang pertama dalam membangun ekosistem bisnis baru dengan memanfaatkan e-KYC. Dengan membangun sistem Single Identity Number maka upaya membangun peradaban yang baik dapat diwujudkan.
“Verifikasi keaslian data kependudukan dapat dilakukan dengan cepat dan akurat sehingga tindakan fraud dapat dicegah,” Zudan Arif F. (fix)
Editor : Administrator