Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kadin Ajak Pelaku Bisnis Adaptasi dengan Era Industri 4.0

Administrator • Minggu, 5 Juli 2020 | 10:29 WIB
Kadin Ajak Pelaku Bisnis Adaptasi dengan Era Industri 4.0
Kadin Ajak Pelaku Bisnis Adaptasi dengan Era Industri 4.0

SURABAYA - Tatatan kehidupan baru atau new normal menjadi wacana yang digulirkan pemerintah untuk memulihkan produktivitas masyarakat dan membuat kondisi perekonomian kembali bergairah. Persiapan jelang new normal ditandai dengan keluarnya Surat Edaran (SE) Menteri Kesehatan Nomor HK.02.01/Menkes/335/2020 tentang Sektor Jasa dan Perdagangan (Area Publik) dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha.


Dalam SE tersebut, diatur protokol kesehatan bagi pengelola tempat kerja, pelaku usaha, serta pekerja. Dokumen tersebut menjadi acuan bagi sektor usaha saat kembali menjalankan bisnis dengan menerapkan adaptasi kebiasaan baru.


Seiring dengan transisi memasuki tatanan baru tersebut, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur terus agresif mengajak pelaku bisnis untuk beradaptasi dengan industri 4.0. Tujuannya, membuat dunia usaha tetap berjalan baik meskipun didera pandemi. Kini, pihaknya telah menyiapkan enam program utama.


Ketua Umum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto menuturkan, program-program tersebut dimaksudkan untuk membentuk iklim bisnis yang bersih, transparan, dan profesional. "Kami berharap sinergitas dunia usaha dan pemerintah provinsi serta daerah di era kenormalan baru ini bisa terus sejalan demi kemajuan Jawa timur," terangnya.


Wakil Ketua Umum Bidang Telekomunikasi dan Teknologi Informatika Kadin Jatim Tritan Saputra menguraikan enam program yang akan diterapkan. Program pertama, Kadin Techno Ground. Ini akan manjadi wadah yang mampu menghubungkan pelaku bisnis dan institusi perguruan tinggi dengan pasar. Pihaknya menyatakan siap jadi mitra bagi pemerintah daerah dan kementerian ataupun badan yang ditunjuk.


"Dalam pelaksanaannya, Kadin akan berupaya mengembangkan techno park dan juga ruang pamer digital. Di sini semua produk bisa dipamerkan," ujarnya.


Program kedua adalah Kadin E-Biz. Dalam hal ini, Kadin Jatim 4.0 akan menyiapkan sistem e-commerce yang bisa digunakan oleh pelaku bisnis Jatim untuk meningkatkan penjualan secara online dengan sistem yang terintegrasi. Langkah tersebut dinilai sangat tepat guna mendukung kinerja perdagangan Jatim di era new normal. "Didukung juga dengan minat belanja masyarakat melalui marketplace yang tinggi," tambah Tritan.


Selain itu, program ketiga yang bernama Kadin EduTech Solution. Menurut Tritan, program tersebut bertujuan meningkatkan daya saing SDM dan instansi/lembaga melalui Kadin Institute. Edukasi ini akan dikemas dengan pemanfaatan basis teknologi terkini seperti pemanfaatan webinar.


"Selanjutnya ada Kadin Warung Digital sebagai pintu masuk restoran atau kafe maupun angkringan untuk tetap eksis di era keterbatasan jangkauan fisik seperti sekarang," terangnya.


Lalu, Rumah Bisnis Kadin adalah program kelima yang dimiliki Kadin Jatim 4.0. Di sini pihaknya akan menghadirkan kantor virtual yang bisa menjadi solusi bagi pelaku bisnis atau UMKM yang tidak punya kantor. Ini juga bisa dikembangkan menjadi co-working space. Sebab, Kadin akan menyiapkan satu ruangan kerja yang bisa diakses oleh semua pelaku bisnis.


Program terakhir adalah Kadin BriCo atau Bridging Collaboration Meeting. Program ini ditujukan untuk menjembatani pelaku IT dan industri untuk berkolaborasi dalam aktifitas bisnis. "Kami akan berupaya mempertemukan investor dengan pemilik ide," ungkap Tritan. (cin/rek)

Editor : Administrator
#era industri 4.0