SURABAYA – PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional (KAI Daop) 8 Surabaya mencatatkan jumlah penumpang kereta api (KA) di wilayah Daop 8 Surabaya selama tahun 2018 secara keseluruhan mencapai 11.292.719 penumpang. Jumlah tersebut meningkat sekiar 9,5 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya dengan jumlah penumpang 10.315.954 penumpang.
Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Suprapto mengatakan, jumlah tersebut jika dirinci berdasarkan kelas keretanya, kereta eksekutif ditumpangi 1.551.374 orang, kereta bisnis ditumpangi 523.044 orang, kereta ekonomi ditumpangi 3.359.959 oran. “Dan kereta lokal ekonomi ditumpangi sebanyak 5.858.342 orang,” terangnya.
Suprapto mentargetkan, tahun ini, jumlah penumpang yang akan naik di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya mampu mencapai 11.863.839 penumpang, atau naik hingga 5,1 persen jika dibandingkan dengan tahun 2018.
Guna mencapai target kenaikan jumlah penumpang tersebut, Suparapto mengaku, pihaknya sedang berupaya menambah 2 perjalanan KA baru di lintasan jalur utara yang saat ini masih dalam tahap pembahasan. “Dan akan menjalankan secara reguler untuk KA tambahan Relasi Surabaya Gubeng-Malang yang biasanya hanya beroperasi pada hari Sabtu dan Minggu, menjadi beroperasi setiap hari,” jelasnya.
Suprapto berharap, dengan semakin baiknya tingkat kenyamanan dan pelayanan di transportasi kereta api, ini bisa menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk menggunakan transportasi kereta api sebagai mobilitas kesehariannya. Sehingga angka kemacetan jalan raya bisa dikurangi dengan cara membudayakan menggunakan transportasi masal seperti kereta api.
“Tentunya butuh dukungan dari semua stake holders di wilayah Jawa Timur ini, terutama dari pihak pemda dalam mewujudkan suatu transportasi yang saling terintegrasi antara modal transportasi yang ada. Sehingga transportasi darat, laut dan udara bisa saling bersinergi dalam melayani akan kebutuhan transportasi yang aman, cepat, nyaman dan murah," imbuhnya. (cin/nur)
Editor : Administrator