Sejumlah bank di Gresik berupaya menggenjot penyaluran kredit menjelang puasa. Alasannya, penyaluran kredit selama ramadan cukup signifikan. Sebab, saat itu daya beli masyarakat cukup besar.
Direktur Utama PD Bank Gresik, Al Kusani menyebut, sepanjang triwulan I/2018 Bank Gresik berhasil menyalurkan kredit Rp 26,4 miliar atau 72,74 persen dari target yang dicanangkan sebesar Rp 36,3 miliar. “Selama puasa kami lebih mengintensifkan penyaluran kredit karena tren pemohon kredit di momen ini naik,” ujarnya.
Dikatakan, dari total Rp 36,3 miliar yang telah disalurkan sebesar 9,5 miliar. Ini, merupakan kredit modal kerja sebesar Rp 16,6 miliar kredit konsumtif dan sisanya kredit investasi.
“Sasaran penyaluran kredit kami saat puasa nanti adalah UMKM atau masyarakat yang membutuhkan permodalan untuk buka usaha selama puasa,” jelasnya.Kepala Cabang Bank Jatim Gresik, Runita Tri Purwani mengatakan, kondisi ekonomi nasional yang sedang lemah membuat pihaknya lebih waspada dalam melakukan penyaluran kredit. Akibatnya, penyaluran kredit sedikit melambat.
“Jika tidak kami lakukan demikian, bisa-bisa angka Non Performance Low (NPL) tinggi,” ujar runita.
Dikatakan, pada triwulan I/2018 realisasi penyaluran kredit Bank Jatim Cabang Gresik mencapai Rp 600 miliar. “Pada tahun ini penyerapan dana cukup merata. Sehingga kami optimis kekurangan target di triwulan I/2018 bisa segera terealisasi pada bulan puasa mendatang,”tandasnya(fir/ris)
Editor : Administrator