Kantor Kementrian Pelayanan (KKP) Surabaya menargetkan tujuh pelabuhan di bawah KKP Surabaya bisa meningkatkan pelayanan kesehatan. Saat ini, sudah empat pelabuhan di wilayah Surabaya dan Gresik yang sudah melaksanakan program pelabuhan sehat tahun ini. Antara lainnya, PT Terminal Teluk Lamong, Terminal Petikemas Surabaya, PT Terminal Tanjung Perak, PT BJTI (Berlian Jasa Terminal Indonesia).
Kepala KKP Surabaya, Budi Hidayat mengatakan empat terminal di Surabaya dan wilayah Gresik berhasil menjadi tuan rumah kepelabuhan nasional. “Kinerja perusahaan penting, namun yang juga tidak kalah penting yakni penataan sarana dan fasilitas kesehatan karena kondisi itu akan mendukung keberhasilan para pelabuhan ini dalam proses angkut petikemas dan juga penumpang,” kata Budi.
Dalam hal ini, pelabuhan di Surabaya dan Gresik harus berkomitmen melakukan kegiatan pets kontrol, operasi narkoba, peniongkatan pelatihan sabotase dan sosialisasi hidup sehat kepada seluruh pegawai maupun pengunjung .
Menurut dia, forum pelabuhan itu sangat berfungsi untuk meningkatkan kinerja serta keselamatan pelabuhan. Beberapa pihak yang turut bekerjasama yakni mulai dari Kementrian Kesehatan , Kantor Kesehatan Pelabuhan, Otoritas pelabuhan, Pelindo III, Di Polair Polda Jatim, Karantina, Bea Cukai, Asosiasi Kepelabuhan, Logistik dan Galangan Kapal.
Sementara itu, Direktur Utama TTL, Dothy menambahkan pengusarangan risiko kecelakaan dibutuhkan komitmen dari semua pihak. “Pelabuhan yang aman, nyaman dan bersih dipastikan akan meningkatkan kinerja perusahaan. Karena seluruh karyawan dan pengunjung akan melakukan optimalisasi kerja sesuai target karena kondisi lingkungan sehat,” ungkap dia. (han/ris)
Editor : Administrator