Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Masih Andalkan Cukai Tembakau

Administrator • Kamis, 3 Mei 2018 | 17:48 WIB
Masih Andalkan Cukai Tembakau
Masih Andalkan Cukai Tembakau

Gresik- Sektor penerimaan pajak dari Cukai Tembakau menjadi andalan Bea dan Cukai Gresik. Bahkan, kontribusi cukai tembakau mencapai 70 persen dari total penerimaan pajak.


Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B (KPPBC TMP) Gresik, Indra Gautama Sukiman mengatakan, pada tahun ini pihaknya ditarget pendapatan pajak dari sektor cukai tembakau hingga Rp 540 miliar. Jumlah itu meningkat dibandingkan target 2017 yang mencapai Rp 529 miliar.


“Di wilayah operasi kami ada sekitar 3 industri rokok besar. Oleh sebab itu pendapatan kami di sektor cukai tembakau juga tinggi,” kata Indra.


Hingga triwulan I/2018 KPPBC TMPB Gresik berhasil mencatatkan penerimaan hingga Rp 32,12 miliar atau sekitar 5,25 persen dari target penerimaan tahun 2018 yang mencapai Rp 611 miliar.


“Kecilnya penerimaan yang terkumpul pada triwulan I/2018 ini dikarenakan biasanya industri rokok ada yang melakukan penundaan pembayaran. Sehingga belum bisa tercatat,” katanya.


Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi (PLI) Bea dan Cukai Gresik, Ali Fauzi merinci, dari total perolehan 2018, bea masuk Rp 4,86 miliar dari targetnya sebesar Rp 64,03 miliar. Bea keluar Rp 798,33 juta dari target sebesar Rp 6,12 miliar.


“Dari sisi kepabean lain Rp 147,50 juta dan hasil tembakau Rp 25,18 miliar dari target Rp 530,05 miliar. Selanjutnya, etil alkohol Rp 1,12 miliar dari target yang mencapai Rp 5,30 miliar,” paparnya.


Dia menambahkan, untuk cukai selain di atas, sudah mencapai Rp 3,30 miliar. Namun sejauh ini belum ada target yang ditetapkan. Sementara untuk barang plastik di triwulan pertama realisasinya belum ada dari target sebesar Rp 6 miliar.


"Selama tahun 2017 lalu, sebagian besar penerimaan di KPPBC TMP Gresik melebihi target. Dari Rp 429,9 miliar yang ditargetkan realisasinya mencapai Rp 626,2 miliar," jelas Fauzi.



Pencapaian yang luar biasa ini, berasal antara lain dari bea masuk, bea keluar pabean lain, hasil tembakau, etil alkhohol, cukai lain dan cukai plastik.. (fir)

Editor : Administrator
#ekonomi bisnis gresik