Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Awasi Penyelenggaraan Umroh, Kemenag Akan Launching Sipatuh

Administrator • Selasa, 24 April 2018 | 01:34 WIB
Awasi Penyelenggaraan Umroh, Kemenag Akan Launching Sipatuh
Awasi Penyelenggaraan Umroh, Kemenag Akan Launching Sipatuh

SURABAYA – Untuk meningkatkan pengawasan terhadap penyelenggaraan perjalanan ibadah umroh dan haji khusus, Kementerian Agama (Kemenag) mengembangkan layanan berbasis elektronik (web dan mobile) Sistem Informasi Pengawasan Terpadu Umroh dan Haji Khusus (Sipatuh).


Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag M Arfi Hatim menjelaskan, alat ini efektif untuk kontrol dan pengawasan. Prinsip dasar kerjanya adalah dengan memberikan ruang bagi jamaah untuk dapat memantau rencana perjalanan umrahnya, sejak mendaftar hingga pulang kembali ke tanah air. 


“Sipatuh ini berbasis pelayanan dan ada keikut sertaan masyarakat,” katanya didepan 90 pimpinan biro travel haji dan umroh seluruh Indonesia dalam sosialisasi Sipatuh bersama Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh (Amphuri) di Hotel Sahid Gubeng. 


Ia menambahkan, Sipatuh akan di-launching di akhir April ini. Sipatuh telah final dalam segi sistem dan dan aplikasi. Kini masih dalam tahap sosialisasi ke Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan masyarakat. 


“Ada beberapa tahap yang masih dipenuhi dalam aplikasi Sipatuh, terutama integrasi ke sistemnya. Saat ini sudah banyak yang menginput, PPIU juga sudah banyak yang menginput,” lanjut Arfi. 


Menurut Arfi, hadirnya Sipatuh ini adalah upaya pencegahan terjadinya korban penipuan. Ke depan, diharapkan tidak ada lagi korban yang tertipu dengan berbagai modus yang dilakukan oleh oknum yang menarik untung dengan cara menipu. 


Aplikasi Sipatuh ini langsung melibatkan masyarakat. Nomor registrasi di PPIU bisa diketahui masyarakat untuk memproses tahapan selanjutnya. 


“Misalnya jamaah umrah bisa melihat tiket, visa dan akomodasinya apakah sudah oke. Jadi melibatkan masyarakat langsung mengenai seluruh kepastiannya,” pungkasnya. (is/nur)


Editor : Administrator