Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Naik 24 Persen, Laba BTN Tembus Rp 2 Triliun Per September

Administrator • Selasa, 24 Oktober 2017 | 16:00 WIB
Naik 24 Persen, Laba BTN Tembus Rp 2 Triliun Per September
Naik 24 Persen, Laba BTN Tembus Rp 2 Triliun Per September

Jakarta-PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mencatatkan kinerja yang baik sepanjang sembilan bulan pertama 2017 dengan membukukan laba bersih senilai Rp 2 triliun. Capaian ini naik 24 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar Rp 1,62 triliun.


Direktur Utama Bank BTN Maryono mengatakan, dengan pertumbuhan positif bisnis perseroan sepanjang kuartal III/2017 tersebut semakin mengukuhkan optimisme perseroan untuk mencapai kinerja yang solid pada akhir tahun nanti.


“Meski tahun ini diwarnai berbagai tantangan global, kami meyakini tetap mampu mencapai target yang telah ditetapkan pada 2017,” jelas Maryono dalam Konferensi Pers Paparan Kinerja Bank BTN Kuartal III/2017 di Menara BTN, Jakarta, Senin (23/10).


Capaian laba bersih Bank BTN pada kuartal III/2017 tersebut disumbang oleh pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) yang naik 16,95 persen  yoy dari Rp 5,59 triliun pada September 2016 menjadi Rp 6,54 triliun.


Kenaikan NII tersebut bersumber dari peningkatan kredit dan pembiayaan.


Maryono memaparkan pada September 2017, kredit dan pembiayaan Bank BTN naik sebesar 19,95 persen  yoy atau naik dari Rp 153,81 triliun pada kuartal III/2016 menjadi Rp 184,5 triliun. Adapun, dari data bank sentral menunjukkan pinjaman yang disalurkan perbankan nasional hanya tumbuh sebesar 8,3 persen  yoy per Agustus 2017.


Kenaikan pinjaman emiten bersandi saham BBTN tersebut disokong peningkatan kredit perumahan yang menempati porsi sebesar 90,61 persen  dari total pinjaman. Per September 2017, kredit perumahan Bank BTN tercatat naik 19,32 persen  yoy menjadi Rp167,16 triliun.


Kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi mencatatkan kenaikan paling tinggi atau sebesar 30,78 persen  yoy menjadi Rp 68,34 triliun pada September 2017.


Dengan capaian tersebut, per September 2017, Bank BTN menguasai 96,69 persen  pangsa pasar KPR subsidi. Di samping itu, untuk KPR secara keseluruhan, Bank BTN menjadi pemimpin pasar dengan pangsa sebesar 35,62 persen  per Juni 2017.


Dengan tumbuhnya kredit dan pembiayaan Bank BTN tersebut, lanjut Maryono, juga turut meningkatkan total aset perseroan. Pada kuartal III/2017, aset Bank BTN naik 17,56 persen  yoy menjadi Rp231,93 triliun atau naik dari Rp197,29 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.


 Sejalan dengan laju positif pertumbuhan kredit dan pembiayaan tersebut, Bank BTN juga mencatatkan kenaikan dana pihak ketiga (DPK). Per September 2017, DPK Bank BTN tercatat naik 13,96 persen  yoy menjadi Rp168,05 triliun.

Editor : Administrator