Senin, 20 May 2019
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle Surabaya

Office Wear dari Karung Goni, Why Not?

15 Mei 2019, 08: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

RAMAH LINGKUNGAN: Seorang model mengenakan busana karya mahasiswa Universitas Ciputra Surabaya yang memanfaatkan karung goni untuk busana kantoran di

RAMAH LINGKUNGAN: Seorang model mengenakan busana karya mahasiswa Universitas Ciputra Surabaya yang memanfaatkan karung goni untuk busana kantoran di Ciputra World Surabaya. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Industri fashion menjadi salah satu penyumbang limbah terbesar. Untuk itulah, saat ini menjadi tantangan bagi desainer muda untuk menciptakan busana yang bernilai sustainable dan mampu mengurangi pencemaran.

Salah satu ide dari rancangan busana ramah lingkungan ini juga dikembangkan oleh calon desainer muda dari Universitas Ciputra Yelinda Kusuma Raharjo. Ia mengubah karung goni menjadi produk fashion yang unik tapi juga cantik. 

Inspirasi untuk mengangkat busana dari karung goni ini adalah kain wol. Menurutnya, kain goni memiliki kesamaan dengan kain wol dari warna. Itulah mengapa, ia mencoba bereksperimen untuk menyulapnya menjadi busana.

”Menurut saya ini juga bentuk kepedulian terhadap lingkungan, kain wol mahal, ambil dari hewan juga, kalau ini kan bentuknya sama, diambil dari limbah goni bahannya dari akar juga,” jelasnya, Selasa (14/5). 

Mengubah sesuatu yang bisa dikatakan sampah menjadi produk fashion yang bernilai jual rupanya tidaklah mudah. Yelinda harus mencelup berkali-kali kain goninya dengan air. Kira-kira sepuluh kali lebih ia celup di air, lalu membuangnya, celup lagi, buang airnya hingga kain goninya ini tidak menyisakan keruh di bekas air cuciannya. “Setelah itu, aku juga harus mencelupnya ke alkohol supaya kuman-kumannya mati,” lanjutnya. 

Merangkai karung goni menjadi vest dan lengan juga tak mudah. Ia harus memperhatikan benar mana karung goni yang layak untuk dijadikan bahan pakaian. Ia pun harus menggabungkan beberapa karung goni untuk mendapatkan material yang baik, yakni yang berserat utuh dan tidak timbul ke permukaan. 

Pejuangannya pun tak berhenti. Ia kemudain bereksperimen dengan berbagai detergen pencuci karung goninya. Hingga akhirnya ia menemukan jawaban bahwa cuka dan pelembut pakaian adalah pencuci terbaik untuk mencuci karung goninya. 

Meskipun terbuat dari karung goni, busana office wear karya mahasiswa Jurusan Fashion Design and Bussiness ini tidak nampak murahan. Bahkan, busana ini terlihat unik jika dijadikan alternatif office work clean dengan sentuhan unik.

Bahannya juga tidak panas karena di bagian dalamnya masih dilapisi dengan kain. ”Mencucinya juga mudah karena ini ditempel dengan kancing, tidak menyatu dengan pakaiannya,” tukasnya. (is/nur)

(sb/is/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia