Senin, 20 May 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Api Bakar Tumpukan Karton, Gudang di Kletek Ludes

14 Mei 2019, 20: 30: 59 WIB | editor : Wijayanto

KESULITAN: Petugas pemadam kebakaran terlihat berusaha memadamkan api yang melahap gudang kertas karton di Kletek.

KESULITAN: Petugas pemadam kebakaran terlihat berusaha memadamkan api yang melahap gudang kertas karton di Kletek. (LUKMAN ALFARISI/RADAR SIDOARJO)

SIDOARJO - Sebuah gudang kertas karton bekas di Jalan Pattimura 4, RT 13 RW 06, Desa Kletek Kecamatan Taman terbakar,  Selasa (14/5) sore. Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 14.30. 

Salah seorang warga sekitar M Arifin mengatakan, api tiba-tiba terlihat sudah dalam keadaan membesar membakar tumpukan kertas karton. "Tidak ada yang tahu secara pasti, tahunya sudah membesar gitu," katanya kepada Radar Sidoarjo. 

Sementara itu, enam unit mobil pemadam kebakaran mulai terlihat tiba dilokasi sekitar pukul 15.00, dan langsung melakukan upaya pemadaman api. Hingga waktu menjelang berbuka puasa, petugas masih terus melanjutkan upaya pemadaman api yang masih terus terlihat di antara tumpukan kertas karton.

Petugas kebakaran terlihat kesulitan memadamkan api yang melahap gudang milik David Suwito itu. Hal itu disebabkan oleh angin yang berhembus cukup kencang. "Cukup sulit, karena selain kertas,  anginnya cukup kencang," kata salah satu petugas damkar, Iswanto. 

Kapolsek Taman Kompol Samirin mengatakan, gudang yang terbakar itu merupakan lokasi tempat penyimpanan kertas karton. Selain sebagai tempat penyimpanan, lokasi itu juga kertas karton dikemas dan dikirim ke pabrik kertas di Driyorejo,  Gresik.

Namun begitu, berdasarkan informasi dari salah satu karyawan,  Kompol Samirin mengatakan jika api terlihat muncul dari pojok gudang.  "Para pekerja langsung lari keluar, sementara warga sekitar langsung menginformasikan ke polisi," ujarnya.

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran itu terjadi. Polisi masih melakukan penyelidikan kebakaran tersebut. "PMK nya datang dari Waru, Krian, Buduran dan satu dari salah pabrik setempat," katanya. (far/nis)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia