Kamis, 25 Apr 2019
radarsurabaya
icon featured
Events Gresik
KONI Beber Prestasi Atlet via Potret Sang Jagoan

Jangan Takut Jadi Atlet, Semua Terjamin dan Dapat Perhatian

02 April 2019, 16: 19: 49 WIB | editor : Wijayanto

SIAP: Ruang Putri Mitjil yang akan dipakai diskusi dan bedah buku Potret Sang Jagoan.

SIAP: Ruang Putri Mitjil yang akan dipakai diskusi dan bedah buku Potret Sang Jagoan. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

GRESIK – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur bersama KONI Gresik akan menggelar bedah buku, hari ini (Selasa, 2/4). Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Putri Mitjil, Pendopo Kabupaten Gresik akan membedah buku berjudul Potret Sang Jagoan, Profil Atlet Jatim Peraih Medali Emas.

Bedah buku nantinya akan diikuti oleh ratusan atlet dari seluruh cabor Gresik, guru olahraga dan masyarakat. Buku setebal 227 halaman tersebut berisi tentang prestasi atlet asal Jawa Timur yang pernah mengharumkan nama bangsa di ajang nasional maupun Internasional.

Koordinator penulis buku Sang Jagoan Maksum mengatakan, tidak semua atlet masuk dalam buku Potret Sang Jagoan. Ia mengatakan, ada kualifikasi khusus dari KONI terkait dengan prestasi yang ada di dalam buku Potret Sang Jagoan, di antaranya ialah minimal harus menjuarai Pekan Olahraga Nasional (PON). “Saya harapkan ada atlet Gresik yang nantinya bisa melukis sejarah dalam dunia olahraga,” ungkapnya. 

Kepala bidang pembinaan olahraga prestasi KONI Jatim Dudi Harjantoro menjelaskan, sebuah prestasi dari atlet harus dihargai dan jangan dianggap sebelah mata. “Buku ini dibuat sebagai penghargaan kepada para atlet dan motivasi kepada atlet junior maupun atlet yang belum bisa memberikan prestasi," kata dia.

Dalam buku Potret Sang Jagoan terdapat 60 nama atlet berprestasi dari Jawa Timur seperti Kevin Sanjaya atlet Bulutangkis, Eko Yuli Irawan atlet Angkat Besi, Popo Ariyosejati atlet Balap Sepeda. Selain memberikan penghargaan kepada atlet berprestasi, KONI Jatim juga menyampaikan upaya kesejahteraan para atlet.

"Sekarang jangan kuatir, seorang juara seperti dalam Asian Games kemarin, akan jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Perhatian pemerintah saat ini cukup bagus," kata dia.

Dengan adanya UU No 3 Tahun 2005 pemerintah wajib memberikan pembinaan kepada atlet atau olahragawan. Upaya KONI dalam membentuk atlet berprestasi ialah dengan mengembangkan empat pilar, yakni pilar psikologi, pilar gizi, pilar kesehatan, dan pilar fisik, termasuk penanganan atlet cidera. "Saat ini jangan takut jadi atlet, semuanya terjamin. Tentunya KONI akan memberikan perhatian khusus kepada atlet," ujarnya. (han/ris)

(sb/han/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia