Selasa, 23 Apr 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Sasar Pasar Perempuan lewat BFI Srikandi

20 Maret 2019, 00: 38: 15 WIB | editor : Wijayanto

BFI SRIKANDI: Karyawan BFI sedang memberikan penjelasan tentang program terbarunya BFI Srikandi.

BFI SRIKANDI: Karyawan BFI sedang memberikan penjelasan tentang program terbarunya BFI Srikandi. (ABDULLAH MUNIR/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - PT BFI Finance Indonesia Tbk terus berupaya untuk mendorong perempuan agar terhubung secara aktif dalam ekosistem lembaga keuangan inklusif. Pasalnya, kaum perempuan dinilai menjadi bagian penting dalam pembangunan di Indonesia.

Branch Manager BFI Finance Cabang Surabaya 2 Ita Susilowati mengatakan, pihaknya akan terus melahirkan produk dan program yang bertujuan meningkatkan derajat ekonomi masyarakat Indonesia, yang didalamnya juga terdapat peran dan posisi perempuan yang harus terus didukung dan dikuatkan. Seperti BFI Srikandi yang merupakan program pembiayaan dan pelayanan keuangan inklusif bagi perempuan.

"Dengan program ini kami berharap kaum perempuan bisa memiliki akses serta ruang akselerasi yang luas untuk mengembangkan potensinya di dunia usaha dan memiliki kemampuan serta kekuatan untuk mengorganisasikan kebutuhan-kebutuhan domestiknya dengan lebih baik," terangnya di Surabaya.

Direktur Bisnis BFI Finance Sutadi menambahkan, nantinya program ini diharapkan mampu memberikan kontribusi yang positif bagi pertumbuhan ekonomi, khususnya di Surabaya. Serta mampu memberikan nilai lebih bagi peningkatan kapasitas perempuan di bidang ekonomi. "Kami melihat Surabaya sebagai salah satu kota yang sedang bertumbuh secara pesat menjadi kota bisnis di Indonesia, oleh karena itu kami memilih kota ini untuk dilaksanakannya launching program BFI Finance," paparnya.

Setelah di-launching sejak Februari 2019, nantinya program BFI Srikandi akan langsung disusul oleh program-program mingguan yang langsung terhubung dengan kelompok-kelompok dan komunitas perempuan. "Baik dalam bentuk program layanan maupun program pendampingan untuk mendorong kemandirian dan inklusifitas keuangan bagi perempuan Surabaya," ujarnya.

Sutadi menambahkan, dalam ini, pihaknya juga telah menggandeng Forum Industri Kecil Menengah (IKM) Jawa Timur sebagai upaya menciptakan program kolaborasi dengan pihak-pihak yang memiliki tujuan serta cara pandang yang sama terhadap kemajuan perempuan Indonesia. "Dan sampai sejauh ini program BFI Srikandi akan terus berupaya membuka ruang kolaborasi dan kerjasama baik dengan pihak swasta, pemerintah ataupun organisasi non pemerintah untuk secara bersama-sama mendorong perempuan menjadi lebih kuat dan berdaya," imbuhnya. (cin/nur)

(sb/cin/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia