Kamis, 25 Apr 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Dinkes Target Bebaskan 15 Pasien Pasung Tahun Ini

19 Maret 2019, 18: 49: 45 WIB | editor : Wijayanto

BEBAS: Salah satu pasien pasung di wilayah Wringinanom baru dibebaskan oleh Dinkes, pekan lalu.

BEBAS: Salah satu pasien pasung di wilayah Wringinanom baru dibebaskan oleh Dinkes, pekan lalu. (ISTIMEWA)

GRESIK - Dinas kesehatan (dinkes) Kabupaten Gresik menargetkan sampai akhir tahun 2019, 15 pasien pasung bebas. Terakhir, mereka melakukan pembebasan terhadap pasien pasung di wilayah Wringinanom.

Kepala Pelayanan Penyakit Menular Dinkes Gresik, dr Umi Khoiroh mengatakan tahun ini, seluruh pasien harus bebas pasung. “Setiap hari kami kontrol, namun pelan-pelan sampai mereka memang layak untuk dibebaskan,” kata Umi.

Dikatakannya, pasien pasung memang butuh pengobatan dan pendampingan yang bagus dari setiap petugas di puskemas sekitar.

Kasi Kesehatan Jiwa Dinkes Moh. Nukhan menyatakan, untuk di gresik kini sudah ekitar 15 pasien yang belum dibebaskan. Dari totla itu, 5 dari Bawean. “Meski dibebaskan, tapi mereka harus terus konsumsi obat-obatan dan dikawal oleh orang tuanya,” jelasnya. 

Dalam proses pembebasan pasien pasung, Dinkes menggerakkan seluruh elemen, dari pendamping, petugas puskesmas hingga keluarga. Mereka tidak serta merta membebaskan jika keluarga terkait belum siap dengan keberadaannya. “Mayoritas yang bermasalah kalau di Gresik karena stres, tapi juga ada yang karena genetik. Jadi dari nenek kakeknya sudah ada yang gila,” jelasnya. Dalam proses pengobatan, Dinkes juga berkoordinasi dengan RS Ibnu Sina dan kalau perlu RSJ Menur. “Memang harus ekstra sabar menangani kasus pasien pasung ini,” ungkapnya. (han)

(sb/han/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia