Jumat, 26 Apr 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Razia Warung Kopi, Satpol PP Amankan Miras

19 Maret 2019, 18: 21: 41 WIB | editor : Wijayanto

DIRAZIA: Anggota Satpol PP ketika mendata penjual miras jenis arak di Desa Petiken Driyorejo.

DIRAZIA: Anggota Satpol PP ketika mendata penjual miras jenis arak di Desa Petiken Driyorejo. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

GRESIK – Razia minuman keras (miras) yang digelar Satpol PP Kabupaten Gresik Minggu malam berhasil mengamankan puluhan botol minuman keras (miras) berisi arak. Razia yang dilakukan di sejumlah warung kopi di Jalan Raya Desa Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo tersebut juga mengamankan penjual miras.

Untuk menertibkan peredaran miras ini, sejumlah anggota Satpol PP harus kucing-kucingan dengan para penjual. Alhasil dengan penertiban itu, mereka menyita 25 botol arak dalam kemasan plastik. Serta 30 botol bir yang di sembunyikan di bawah meja.

Kepala Bidang (Kabid) Ketertiban Umum dan Ketentraman Dinas Satpol PP Gresik Mulyono menjelaskan, operasi yang dilakukan di sebuah warung Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, ditemukan puluhan miras. Peredaran miras ini menjadi perhatian khusus jajarannya. Sebab, kendati beberapa dirazia, masih saja banyak yang berjualan.

"Kami akan terus membersihkan gresik dari peredaran miras. Wilayah Selatan dan Utara terus menjadi perhatian kami," ungkapnya.

Dikatakan, selain menyita puluhan miras, anggotanya juga mengamankan sejumlah pramusaji di wilayah Gresik Utara. Mereka tersebar di Desa Golokan dan Kecanatan Ujungpangkah. Semuanya dibawa ke Kantor Satpol PP Gresik.

Semua penjaga warung sudah dilakukan pendataan. Setelah itu diberikan pembinaan. Hal ini dilakukan supaya tidak ada lagi orang yang mempekerjakan anak di bawah umur. "Mereka terus kami pantau dan awasi ," pungkasnya.(yud/ris)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia