Selasa, 23 Apr 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Penataan Toko Modern Tidak Serius, Tiga OPD Beda Data

16 Maret 2019, 13: 47: 05 WIB | editor : Wijayanto

BERDEMPETAN: Pasar Sidomoro (kanan), Indomaret dan Alfamart letaknya tidak lebih dari 100 meter.

BERDEMPETAN: Pasar Sidomoro (kanan), Indomaret dan Alfamart letaknya tidak lebih dari 100 meter. (FAHTIA AINUR ROFIQ/RADAR GRESIK)

GRESIK - Keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menata toko modern dan melindungi pasar tradisional patut dipertanyakan. Sebab, masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) yang menangani pasar modern memiliki data berbeda.

Tiga OPD yang menangani pasar modern masing-masing Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), Satpol PP, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag)  datanya bertolak belakang. DPM-PTSP misalnya sebagai dinas penerbit izin memiliki data jumlah toko modern yang sudah berizin ada sebanyak 179 unit.

“Dengan rincian Indomaret ada 98 unit, Alfamart ada 65 unit dan Alfamidi ada 16 unit,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Perizinan Usaha, Perizinan Tertentu Dan Non Perizinan DPM-PTSP Gresik Bambang Irianto, kemarin.

Dijelaskan, hingga saat ini masih ada sekitar 14 berkas toko modern yang sedang dalam proses perizinan. Serta ada 28 unit berkas permohonan baru yang telah diterima oleh DPM-PTSP Kabupaten Gresik.

Data berbeda disampaikan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Dispkoperindag) Kabupaten Gresik. Kepala Diskoperindag Kabupaten Gresik Agus Budiono mengatakan, dari hasil monitoring yang pihaknya lakukan, toko modern di Kabupaten Gresik ternyata jumlahnya mencapai 252 unit.

Jumlah ini lebih banyak dari data perizinan toko modern yang telah dikeluarkan dan yang masih dalam proses pengajuan di DPM-PSTP. “Kami kan memiliki tugas untuk mengawasi terkait produk dagang yang ada di toko-toko modern. Makanya kami juga memiliki data. Tapi kami tidak berwenang untuk memastikan data mana yang benar dan yang salah,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Gresik Abu Hasan. OPD yang bertugas untuk menegakkan perda ini ternyata juga memiliki data yang berbeda dengan DPM-PTSP dan Diskoperindag. “Dari hasil identifikasi yang kami lakukan, jumlah toko modern di Kabupaten Gresik hanya 188 unit saja,” ujarnya.

Dengan rincian, jumlah Indomaret ada 95 unit, Alfamart ada 76 unit dan Alfamidi ada 17 unit. Dari jumlah ini, hanya 63 unit yang perizinannya telah lengkap. “Kami sudah identifikasi, hanya 63 saja yang izinnya lengkap. Yakni Indomaret hanya 39, Alfamart 19 dan Alfamidi 5 unit,” imbuhnya. (rof/ris)

(sb/rof/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia