Rabu, 20 Mar 2019
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Cinta Hilang karena Percaya Omongan Orang

15 Maret 2019, 01: 15: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Saran untuk memilih pasangan yang seimbang bukanlah sebuah arogansi. Namun lebih kepada menjaga agar sebuah hubungan bisa stabil, tanpa diributkan tentang hal-hal kecil yang sebenarnya bisa dihindari. Meski tak menutup kemungkinan banyak juga kisah pernikahan harmonis yang diciptakan pasangan jomplang. 

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Seperti yang dialami langsung oleh Donwori, 35. Percaya tidak percaya, ia memutuskan untuk menceraikan Karin, 31 karena kerap dinyinyiri dengan ungkapan pedas "kamu ganteng, kok mau sih nikah sama orang jelek".

Donwori menikah satu tahun lalu. Pernikahan itu terjadi murni karena cinta. Saat itu, ia tak peduli apakah fisik Karin tak menarik atau bagaimana. Yang ia lihat, Karin cantik. Apa adanya seperti itu. 

Namun memang dasar orang Indonesia. Yang menikah satu orang, yang kepo satu kampung. Melihat pasangan Donwori yang dinilai jomplang fisiknya, nyinyiran datang bertubi-tubi. 

Agar punya gambaran seperti apa gantengnya Donwori, coba bayangkan saja wajahnya Aliando Syarif. Ya kira-kira 11-14 lah sama dia. Sementara Karin, kalau kata Donwori, sih biasa saja sebenarnya. Namun ia heran kenapa banyak opini mengatakan istrinya jauh di bawah standar. "Gak jelek banget, tapi tak akoni ya gak cantik," kata Donwori sambil menunjukkan sosok wanita putih gembrot berwajah polosan tanpa polesan make-up di layar ponselnya. 

Namun Donwori ini entahlah. Kalau memang sungguh cinta, kenapa ia mundur gara-gara nuruti omongan orang. Bukannya cinta itu ajaib yang bisa dengan mudah membutakan mata dan mentulikan telinga. "Dirasani kanan kiri, terus tak lihat-lihat maneh bojoku, kok elek eram tibake," ujarnya di santai di tengah  ramainya lorong ruang tunggu Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya,  Senin lalu. 

Ketika ditanya, apakah ada orang ketiga, Donwori ini menter-menter saja. Ia mengelak. Ya cuma fisik itu alasannya. Mengutip jargonnya Atta Halilintar, "Ashiiaaap lah Mas Wori". (*/)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia