Rabu, 20 Mar 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik
Polisi Buru Dua Teman Pelaku ke Madura

Tertangkap, Pembunuh Sopir Taksi Online di Menganti Teman Sendiri

14 Maret 2019, 13: 49: 25 WIB | editor : Wijayanto

KORBAN: Andre Putra Haryono

KORBAN: Andre Putra Haryono (DOK/RADAR GRESIK)

GRESIK - Satreskrim Polres Gresik berhasil membekuk FA, 23, warga Surabaya sebagai pelaku pembunuhan sopir taksi online. Pelaku merupakan teman korban Andri Putra Hariyono, 21, warga Kupangkrajan, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya. 

Hingga kini polisi belum mengungkap identitas lengkap pelaku pembunuhan. Kabarnya, pelaku tidak hanya satu orang, namun juga melibatkan dua orang lainnya. Mereka diburu polisi di wilayah Surabaya hingga Bangkalan, Madura.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro ketika dikonfirmasi tidak menampik jika anggotanya menangkap seseorang yang diduga pelaku pembunuhan. Hanya saja kapolres tidak menyebutkan identitas pelaku yang berinisial FA. Alasannya, anggotanya masih mengembangkan penyelidiki untuk memburu pelaku lainnya.

"Pelaku sudah diamankan anggota. Saat ini anggota kami memburu sepeda motor Honda Vario milik korban yang diduga  dibawa pelaku lainnya. Mereka kami kejar di sekitar Kenjeran hingga Bangkalan Madura," kata AKBP Wahyu S Bintoro.

Selain mengeler pelaku, polisi juga mengembangkan pemeriksaan terkait motif pembnunuhan itu. Informasi awal, persoalan itu dilatarbelakangi masalah hutang. Namun, polisi terus mendalami untuk mengungkap motif pembunuhan.

"Kami juga mengorek keterangan korban dibunuh dimana. Apakah di rumah ibunya di Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti atau di tempat lain. Itu yang masih kami selidiki. Sehingga saya minta maaf belum bisa memberikan keterangan lebih banyak," jelas mantan Kapolres Bojonegoro ini.

Dari pemeriksaan awal, FA mengakui dia telah menghabisi nyawa korban. Setelah itu pelaku membawa kabur HP dan sepeda motor Vario L 4075 WR milik Andree. Sepeda motor tersebut sebelumnya dipakai korban dan diparkir di Tempat Kejadian Perkara (TKP). 

Sebagai catatan, Andri Putra Hariyono ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di dalam kamar rumah ibunya di Desa Kepatihan Kecamatan Menganti, Senin pagi. Korban di temukan tewas dengan penuh luka di bagian kepala korban akibat hantaman benda keras dan bekas cekikan kabel di leher.(yud/ris)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia