Selasa, 19 Feb 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Terbukti Korupsi Dana Desa, Kades Segoromadu Divonis 1 Tahun

12 Februari 2019, 19: 20: 02 WIB | editor : Wijayanto

TERPIDANA: Kades Segoromadu Samsul Huda mendengarkan putusan majelis hakim PN Tipikor.

TERPIDANA: Kades Segoromadu Samsul Huda mendengarkan putusan majelis hakim PN Tipikor. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

SURABAYA - Kepala Desa (Kades) Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Gresik, Samsul Huda divonis satu tahun penjara oleh majelis hakim PN Tipikor, Surabaya, Selasa (12/2).

Terdakwa kasus korupsi anggaran proyek dana desa ini dinilai terbukti bersalah melanggar Pasal 3 UU 31/1999 sebagaimana diperbaharui UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Selain menghukum pidana penjara, majelis hakim yang diketuai Wiwin Arodawanti memvonis pidana denda sebesar Rp 50 juta. Jika denda tidak sanggup dibayar, maka akan diganti dengan kurungan selama 1 bulan.

Vonis majelis hakim PN Tipikor Surabaya ini sebenarnya lebih ringan dibanding dengan tuntutan sebelumnya.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) saat itu meminta hukuman 15 bulan penjara ditambah denda Rp 50 juta dan subsidair 2 bulan. Putusan tersebut dianggap sudah sesuai. Sebab, terdakwa telah mengembalikan kerugian negara.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Gresik Andri Dwi Subianto menyampaikan, Samsul Huda dianggap melanggar pasal 3 UU Tipikor.

Meski demikian, putusan tersebut belum berkekuatan hukum tetap (Inkrah). Pasalnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) memilih untuk pikir-pikir. Belum diketahui secara pasti alasannya. “Kami masih pikir-pikir dulu,” ujar Andri.

Sebelumnya, Samsul Huda terjerat kasus hukum karena diduga korupsi anggaran dana desa (ADD) tahun 2017 sebesar Rp 244 juta. Uang tersebut merupakan anggaran pembangunan 11 proyek pembangunan desa.(yud/ris)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia