Sabtu, 20 Apr 2019
radarsurabaya
icon featured
Features Sidoarjo
Menengok Kampung Lali Gadget di Wonoayu

Ajang Bermain hingga Belajar Budaya

12 Februari 2019, 16: 56: 02 WIB | editor : Wijayanto

BERMAIN: Yuk Muslimah Sidoarjo bernyanyi bersama anak-anak Desa Pagerngumbuk, Kecamatan Wonoayu.

BERMAIN: Yuk Muslimah Sidoarjo bernyanyi bersama anak-anak Desa Pagerngumbuk, Kecamatan Wonoayu. (YUSRIZAL/RADAR SIDOARJO)

Pendapa Balai Desa Pagerngumbuk, Kecamatan Wonoayu, tampak begitu ramai dan meriah pada Minggu (10/2) pagi. Ini karena ada agenda Kampung Lali Gadget kelima yang diadakan oleh komunitas Wonoayu Kreatif.

YUSRIZAL ARI AWAN-WARTAWAN RADAR SIDOARJO

KEGIATAN unik itu dihadiri oleh ratusan murid sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP). Dimulai pada pukul 08.00, anak-anak dan para orang tua mengikuti kegiatan literasi membaca dan pembagian kelompok bagi anak-anak.

“Kami undang sebelas sekolah yang tersebar di Kecamatan Wonoayu untuk berpartisipasi. Selain itu, ada beberapa sukarelawan dari berbagai komunitas. Kita juga membuka luas untuk siapa pun yang mau hadir,” ungkap Founder Kampung Lali Gadget Achmad Irfandi kepada Radar Sidoarjo.

Sesuai namanya, kegiatan Kampug Lali Gadget bertujuan mengurangi ketergantungan gadget pada anak-anak zaman now. Maklum, penggunaan gawai di era modern ini sudah berlebihan. Banyak warga yang kecanduan gawai. Nah, panitia memberikan sarana dan permainan tradisional, membaca buku dan dongeng, membuat kuliner khas daerah, hingga belajar budaya tradisional.

Pada acara kemarin, panitia menyiapkan berbagai macam spot atau kegiatan yang bisa dilakukan oleh anak-anak. Seperti bermain egrang, melihat pagelaran wayang, bermain gamelan, membuat makanan tradisional jemblem dan klanting, hingga membuat pincuk yang terbuat dari daun pisang.

Komunitas Wonoayu Kreatif juga didukung oleh berbagai macam komunitas di Kabupaten Sidoarjo. Beberapa yang terlibat antara lain Karang Taruna, Perpustakaan Umum Sidoarjo, Eart Hour Sidoarjo, Save Street Child Sidoarjo, dan Yuk Muslimah Sidoarjo.

Yuk Muslimah Sidoarjo Mazaya Aiman Shabrina mengapresiasi kegiatan edukasi seperti ini. Anak-anak dapat merasakan senangnya bermain permainan tradisional, mengenal keanekaragaman budaya, hingga belajar literasi. “Kami ikut berpartisipasi langsung menjadi fasilitator seperti memberikan edukasi dan ikut bernyanyi dan bermain bersama dengan anak-anak,” katanya.(*/nis)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia