Selasa, 19 Feb 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Tagih Uang Kos, Temukan Pria Membusuk

12 Februari 2019, 16: 53: 52 WIB | editor : Wijayanto

KAGET: Petugas mengevakuasi jasad korban yang tewas di kamar kos.

KAGET: Petugas mengevakuasi jasad korban yang tewas di kamar kos. (HENDRIK MUCHLISON/RADAR SURABAYA)

SIDOARJO - Sugeng, 58, warga Pepelegi, Kecamatan Waru sempat shock. Saat mendatangi rumah kos miliknya di Desa Pepelegi RT 3/RW 3 dia melihat penghuni kosnya tewas. Sugeng melihat Dharu Prihartanto, 55, tewas dalam kondisi membusuk, Minggu (10/2) sore.

Kanit Reskrim Polsek Waru Iptu Untoro mengatakan, kejadian bermula saat Sugeng berkunjung ke salah satu kamar kos. Dia datang untuk menagih uang kos ke Dharu. Saat pintu kamarnya diketuk, pria asal Tegalsari, Surabaya tersebut tak merespon. “Sugeng sempat curiga,” katanya, Senin (11/2).

Rasa penasaran Sugeng semakin tinggi. Apalagi dia juga mencium bau busuk dari dalam kamar kos tersebut. Ia pun memberanikan diri untuk membuka pintu kamar korban. "Kuncinya tertutup tapi tidak dikunci," ujarnya.

Saat pintu terbuka Sugeng langsung terkejut. Dia melihat korban sudah dalam kondisi membusuk di dalam kamar mandi. "Saat itu Sugeng juga ditemani salah satu tetangga kos korban," imbuhnya.

Pemilik kos kemudian menghubungi pihak RT dan polisi guna penindakan lebih lanjut. Tak lama berselang, petugas kepolisian dari Polsek Waru tiba di lokasi untuk mengevakuasi jasad korban. “Tidak ditemukan adanya tanda kekerasan dalam jasad korban,” jelasnya.

Sementara itu, di hari yang sama juga ditemukan seorang pria meninggal dunia di bawah kolong jembatan Desa Wadungasri, Kecamatan Waru.

Korban adalah Sanusi, 69, warga Jalan Rungkut Tengah, Gunung Anyar, Surabaya. “Dari hasil identifikasi awal juga tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban tersebut,” pungkasnya. (son/vga)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia