Sabtu, 20 Apr 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Hendak Nyalip Truk dari Kiri, Jatuh Tewas Terlindas

12 Februari 2019, 10: 44: 08 WIB | editor : Wijayanto

TKP: Polisi memeriksa kondisi korban yang tewas di jalan.

TKP: Polisi memeriksa kondisi korban yang tewas di jalan. (M MAHRUS/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Nasib nahas menimpa Sundari, 28. Perempuan yang tinggal di Jalan Menyanggong RT 24 RW 10 Kletek, Taman, Sidoarjo, itu tewas mengenaskan setelah terjatuh dari motor dan dilindas truk di Jalan Mastrip, Karangpilang Barat, Selasa pagi (12/2) sekitar pukul 05.45. 

Kanit Laka Lantas Polrestabes Surabaya AKP Antara mengatakan, kronologi kecelakaan bermula saat korban dibonceng motor Yamaha Mio nopol W 6701 KM oleh Suci Surya, 28, warga Jati Kalang RT 03 RW 01, Krian, Sidoarjo. 

Suci saat itu melaju dari arah timur ke barat. Sesampainya di depan Toko Sumber Rejeki nomor 117, dia hendak menyalip truk nopol L 8641 UA yang dikemudikan Hadi Mustamin, 33, warga Bogobabadan, Karangbinangun, Lamongan, dari sisi kiri truk.  

Ancang-ancang sudah diambil. Suci sudah menambah kecepatan saat di sisi kiri truk. Namun belum berhasil mendahului truk warna merah itu, musibah menimpa keduanya.

"Karena kurang ruang gerak, pengendara motor terjatuh ke kiri. Sementara korban jatuh ke kolong truk dan dilindas ban belakang truk yang melaju searah," ujar Antara yang dikonfirmasi melalui ponselnya, Selasa (12/2). 

Seketika itu korban Sundari tewas di lokasi dengan kondisi masih membawa tasnya. Sementara pengendara motor, Suci,  mengalami luka ringan dan shock. 

Warga sekitar yang mengetahui peristiwa kecelakaan itu segera menuju ke lokasi untuk melihat dan memberikan pertolongan. Namun karena korban sudah tewas dan mengalami luka cukup parah, warga tak bisa berbuat banyak. Mereka lalu menutupi jasad korban dengan kardus bekas. 

"Tim sudah melakukan olah TKP dan sketsa gambar BA TKP Laka Lantas," jelas Antara. 

Mantan Kanit Lantas Polsek Bubutan itu menyebutkan, untuk kendaraan yang terlibat sudah diamankan sebagai barang bukti. Sementara pengemudi truk juga dimintai keterangan.

Sebelum diserahkan ke keluarga, jasad korban terlebih dahulu dibawa ke RSU dr Soetomo untuk keperluan visum et repertum. (rus/jay)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia