Senin, 18 Feb 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Pemkot Siapkan Dua Skema Revitalisasi Gedung Hitech Mall

11 Februari 2019, 09: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

PEDAGANG TAK PERLU RESAH: Pemkot Surabaya akan merevitalisasi secara bertahap gedung Hitech Mall, untuk ditambah gedung kesenian, dan pusat perbenlanj

PEDAGANG TAK PERLU RESAH: Pemkot Surabaya akan merevitalisasi secara bertahap gedung Hitech Mall, untuk ditambah gedung kesenian, dan pusat perbenlanjaan baru, Minggu (10/2). (GINANJAR ELYAS SAPUTRA/RADAR SURABAYA)

SURABAYA – Hitech Mall yang berada di kawasan Jalan Kusuma Bangsa akan dilakukan revitalisasi dan penambahan fasilitas baru berupa gedung kesenian. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Eri Cahyadi berencana akan melakukan revitalisasi secara bertahap.

Eri mengatakan, pada tahun ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sudah menyiapkan dua skema sebelum dilakukannya revitalisasi gedung Hitech Mall. Namun masih belum bisa direvitalisasi pada tahun ini, sebab masih menunggu proses lelang pemegang proyek. “Schedule-nya sudah mulai gerak tahun ini, tapi pengerjaanya tidak ditahun ini,” kata Eri, Minggu (10/2).

Rencananya bagian depan dari Gedung Hitech Mall yang akan digunakan sebagai tempat kesenian, sedangkan di sisi samping kanan, kiri hingga ke belakang, tetap akan digunakan sebagai pusat perbelanjaan elektronik dan IT.

Eri menjelaskan, skemanya seperti ini revitalisasi yang pertama, nantinya bangunan Hitech Mall akan dirobohkan terlebih dahulu dan pedagang untuk sementara dipindahkan ketempat lain. Kemudian skema yang ke dua, pedagang bisa tetap berjualan di lokasi yang sekarang ini, namun dipindah ke bagian belakang gedung untuk sementara. Setelah itu dibangun dibagian sisi kanan dan kiri gedung tersebut.

“Setelah sisi kanan dan kiri gedung selesai, baru lah bagian depan dibangun gedung kesenian tersebut. Itu nanti kami akan sampaikan skemanya pada pihak investor, dan kami berharap pedagang juga tidak bingung terlebih dahulu. Pemkot tetap mempertahankan pedagang yang berjualan disana, jadi kedua skema itu akan kami sampaikan ke investor,” urai Eri.

Eri menambahakan, pada saat ini masih menunggu selesai kontrak dari pengembang pada Maret mendatang. Setelah selesai masa kontrak, Eri akan mengundang beberapa investor untuk pengembangan Hitech Mall.

“Ketika itu nanti ada pengembangan dari pihak ke tiga, Hitech Mall bisa direvitalisasi tahun 2019, seperti tahun-tahun sebelumnya. Kan skemanya ada dua, bisa menggunakan dana dari penyedia, kemudian setelah 20 tahun pemkot yang membangun. Skema kedua, bisa pemerintah kota yang membangun, ini masih kita godok terus skemanya. Yang pasti anggaran di 2019 itu hanya ada perencanaan saja, belum pembangunan,” paparnya.

Saat disinggung mengenai nasib dari Taman Remaja Surabaya (TRS), Eri mengatakan, TRS sedang menunggu proses sidang dari pengadilan. Karena tempat bermain legendaris tersebut masih dalam sengketa. “Masih dalam sengketa ya hingga kini. Tunggu nanti saja lah itu hasil dari proses sidangnya,” tutup Eri. (gin/nur)

(sb/gin/jek/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia