Rabu, 20 Feb 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Hadapi Era Industri 4.0 dengan Workshop Administrasi Kantor Digital

05 Februari 2019, 21: 39: 54 WIB | editor : Wijayanto

PESAT: Deretan gedung dan bangunan perkantoran di pusat kota Surabaya.

PESAT: Deretan gedung dan bangunan perkantoran di pusat kota Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur mendorong peningkatan skill dan kompetensi masyarakat untuk menghadapi era industri 4.0 dengan menggelar workshop administrasi perkantoran digital.

Menurut Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur La Nyalla Mahmud Mattalitti, era industri 4.0 telah menjadi keniscayaan di era global digital. Sehingga dalam kondisi tersebut, masyarakat dituntut melakukan implementasi di kehidupan sehari-hari, termasuk di dalamnya kegiatan administrasi kantor di dunia usaha dan industri. "Namun tidak semua perusahaan siap dan mampu melakukannya. Untuk itu, kami bersama BKSP Jawa Timur dan IHK Trier Jerman mencoba membantu mereka dengan menggelar workshop administrasi perkantoran digital," terangnya di Surabaya, kemarin. 

La Nyalla mengatakan, di era yang penuh persaingan ini, peran administrasi sangat penting untuk turut memiliki andil besar dalam menentukan keberhasilan perusahaan. Staf administrasi harus bisa merencanakan, mengorganisir serta mengontrol seluruh pekerjaan dengan baik, agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat. "Itulah sebabnya, sudah saatnya pengelolaan administrasi perkantoran beralih dari manual ke digital berbasis Informasi Teknologi," tekannya.

Pekerjaan administrasi seperti menghimpun, mencatat, mengolah, menghimpun, mengirim, melakukan komunikasi yang selama ini dilakukan secara manual sekarang harus digital. "Mungkin saat ini kantor para pengusaha sudah menjalankan administrasi perkantoran secara digital, mungkin juga dalam rencana beralih ke digital. Atau masih manual. Workshop hari ini bisa dipakai sebagai bahan untuk memperkuat aplikasi bagi yang sudah digital, begitu juga untuk yang akan melakukan digital administrasi bisa dipakai sebagai bahan acuan. Bagi kantornya belum menerapkan, silakan siap-siap beralih ke digital," ujarnya.

La Nyalla berharap, Workshop Administrasi Perkantoran Digital ini akan membawa manfaat meningkatkan skill dan kompetensi peserta workshop mampu memberikan kualitas SDM Jawa Timur meningkat sehingga perusahaan dan industri berdaya saing tinggi mampu memenangkan persaingan digital global saat ini.

Hadir sebagai narasumber Sekretaris Ketua Umum & Direktur Eksekutif Utama IHK (Kadin) Trier Jerman Sabine Steilen, Koordinator Program Kemitraan Pendidikan Kejuruan Indonesia-Jerman Andreas Gosche dan Asisten Program Kemitraan Pendidikan Kejuruan Indonesia-Jerman Reza Nur Hardiansyah. Workshop diikuti 140 peserta dari kalangan perusahaan swasta, BUMN BUMD, organisasi profesi, kalangan akademisi. (cin/jay)

(sb/cin/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia