Selasa, 19 Feb 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Tiga Pengedar Didakwa Edarkan 1 Kg Ganja

02 Februari 2019, 14: 27: 59 WIB | editor : Wijayanto

MENUTUP MUKA: Aris Wijanarko usai menjalani sidang dakwaan di PN Gresik.

MENUTUP MUKA: Aris Wijanarko usai menjalani sidang dakwaan di PN Gresik. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

GRESIK – Tiga orang pengeedar narkoba didakwa bersalah mengedarkan ganja seberat 1 Kg di Kota Gresik. Selain ganja, ketiga terdakwa yang perkaranya dipisah juga mengedarkan sabu-sabu seberat 1,21 gram serta 10 butir ineks.

Ketiga terdakwa itu masing-masing Rudi Setiawan, 42, warga Jalan KH Wachid Hasyim, Kecamatan Gresik. Aris Wijanarko, 40, warga Jalan Pasir I/10 Kelurahan Ponganagan RT 02 RW 04, Kecamatan Manyar. Serta Abdul Yazid, 54, warga Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar.

JPU Budi Prakoso menangani dua terdakwa yakni Rudi Setiawan dan Abdul Yazid. Sedangkan, JPU Siluh Chandrawati menangangi berkas perkara terdakwa Aris Wijanarko. Sidang dilakukan secara maraton. Tiga orang anggota majelis hakim dipimpin oleh Lia Herawati yang menyidangkan perkara tersebut.

Terdakwa Aris Wijanarko yang paling menyedot perhatian  masyarakat. Sebab, terdakwa Aris bekerja sebagai sopir online mulai disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Gresik. Hal itu diduga terdakwa mengkonsumsi sabu-sabu.

Sidang perdana dengan majelis hakim PN Gresik yaitu Lia Herawati dan jaksa penuntut umum Siluh Candrawati membacakan berkas dakwaan. Bahwa terdakwa ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gresik ketika usai mengantarkan penumpang di sebuah hotel di Jalan Panglima Sudirman.

“Terdakwa Aris Wijanarko yang berprofesi sebagai pengemudi taksi online tertangkap anggota BNN Kabupaten Gresik saat usai mengantarkan tamu di hotel langsung ditangkap petuga BNN,” kata JPU Siluh Candrawati, Rabu (30/1).

Setelah ditangkap, anggota BNN Kabupaten Gresik langsung melakukan penggeledahan sehingga ditemukan barang bukti sabu seberat 0,45 gram dan dua linting ganja siap pakai seberat 2,05 dari dalam tas terdakwa Aris.

“Selanjutnya dilakukan penggeledahan di rumah terdakwa Aris. Petugas BNN Kabupaten Gresik menemukan ganja seberat 859 gram. Dan bungkus kecil ganja tiga buah, masing -masing seberat 20,60 gram, 4,33 gram, 4,32 gram dan 10 butir ekstasi seberat 3,78 gram,” imbuhnya.

Sedangkan dari terdakwa tidak mengelak dari berkas dakwaan yang dibacakan oleh jaksa. “Betul yang mulia,” kata Aris.

Oleh karena itu,  terdakwa dikenakan pasal 111 ayat (1), UU 35/2009 tentang narkotika. Sidang dilanjutkan pekan depan dengan agenda keterangan saksi-saksi.(yud/ris)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia