Jumat, 26 Apr 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Polres Perak Tes Urine Anggota Jelang Operasi Tumpas Narkoba

25 Januari 2019, 17: 11: 35 WIB | editor : Wijayanto

BERSIH-BERSIH: Anggota Polres Pelabuhan Tanjung Perak melaksanakan tes urine. Masih puluhan anggota yang belum menjalani tes ini.

BERSIH-BERSIH: Anggota Polres Pelabuhan Tanjung Perak melaksanakan tes urine. Masih puluhan anggota yang belum menjalani tes ini. (GUNTUR IRIANTO/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Jelang operasi tumpas narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak melakukan tes urine pada seluruh anggotanya, Kamis (24/1). Ini dilakukan untuk membersihkan instansi kepolisian dari narkoba sebelum pelaksanaan operasi tersebut. Sebanyak 200 anggota Polres Pelabuhan Tanjung Perak melaksanakan tes tersebut tak terkecuali Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto dan pejabat utama lainnya di polres tersebut.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP  Antonius Agus Rahmanto mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk membersihkan instansi kepolisian dari narkoba sebelum menangkap penyalahguna narkoba saat operasi nanti. Sebanyak 200 anggotanya sudah melakukan tes urine. Ada beberapa yang positif namun bukan karena menggunakan sabu atau narkoba jenis lainnya. “Ada beberapa anggota yang positif, saat kami tanya ternyata akibat mengkonsumsi obat jantung. Mereka yang positif memang sudah tua dan membutuhkan obat itu,” katanya.

AKBP Agus menuturkan, jumlah anggota yang diperiksa tersebut belum semuanya. Ia mengakui ada puluhan anggota yang tidak hadir sehingga belum melaksanakan tes urine tersebut. Adapun anggotanya yang tidak hadir ini dikarenakan lepas dinas maupun melaksanakan tugas lain saat pemeriksaan dilaksanakan. Namun, ia meminta anggota yang belum tes urine untuk tetap melaksanakannya saat masuk. “Ini wajib semua harus melaksanakan. Ini perintah pimpinan Polri dan saya minta semua yang belum tes urine agar segera melaksanakan tes ini,” tegasnya.

Ia mengaku ini sebagai komitmen kepolisian untuk membersihkan instansinya dari narkoba. Jika memang nantinya ditemukan anggota yang positif menggunakan narkoba jenis apapun maka akan diberi sanksi. Mengenai sanksinya akan diserahkan ke Polda Jatim. “Kami tegas memberantas narkoba. Jangan sampai belum bersih namun sudah menangkap pelaku narkoba di masyarakat. Kami mulai dari diri sendiri dulu baru menangkap penyalahguna narkoba di masyarakat,” terangnya. (gun/nug)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia