Selasa, 22 Jan 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik
Wonderfull Sail to Indonesia 2019

Kemenpar Kembali Jadikan Bawean Destinasi Wisata

13 Januari 2019, 06: 30: 59 WIB | editor : Wijayanto

SAMBUTAN: Bupati Sambari dan Wabup Qosim saat menyambut peserta asing Wonderfull Sail to Indonesia 2018 lalu.

SAMBUTAN: Bupati Sambari dan Wabup Qosim saat menyambut peserta asing Wonderfull Sail to Indonesia 2018 lalu. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

GRESIK - Keberhasilan Kabupaten Gresik dalam menyambut peserta Wonderfull Sail to Indonesia (WSI) 2018 silam di Pulau Bawean mendapat apresiasi Kementerian Pariwisata.

Tahun ini, Kabupaten Gresik kembali ditunjuk menjadi salahsatu destinasi WSI 2019.

Kepastian itu diperoleh setelah Wakil Bupati Gresik, Moch Qosim mengikuti rakor di Kementerian Pariwisata, pekan ini. Dalam rakor tersebut juga disampaikan evaluasi pelaksanaan WSI 2018 serta hasil yang dicapai.

Dalam satu paparannya, WSI di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik dinilai berhasil membuat peserta dari sejumlah negara puas dan senang berkunjung.

Untuk itu, Pulau Bawean kembali meraih kepercayaan untuk menjadi destinasi wisata internasional. Pulau Bawean menjadi satu di antara 14 tujuan WSI 2019. 

Wakil Bupati Moh. Qosim memastikan persiapan Bawean dirancang mulai sekarang. "Kami siapkan anggaran khusus," kata Qosim seusai berkunjung ke Kementerian Pariwisata. 

Dijelaskan, penyelenggaraan WSI di Pulau Bawean pada Oktober 2018 sukses. Kemenpar sangat mengapresiasi.

Destinasi wisata, kearifan lokal, berbagai kuliner lokal, hingga sambutan warga Bawean begitu memuaskan. 

Untuk persiapan pelaksanaan even tahun ini, kata dia, Pemkab Gresik mengalokasikan anggaran Rp 8 miliar. Infrastruktur akses menuju berbagai destinasi wisata bakal dibenahi. Mulai pantai, danau, hingga penangkaran rusa Bawean.

Disebutkan, Museum Harun Tohir di Desa Diponggo, Kecamatan Tambak, juga akan dibangun. Itu merupakan gagasan penasihat kehormatan Kemenpar Indroyono Soesilo saat berkunjung pada 2018.

"Jadi, nanti ada pembenahan museum di rumah pahlawan kita, Kopral Dua KKO Harun Tohir," kata Qosim.

Pemkab juga siap membangun dermaga apung di lokasi snorkeling. Dengan begitu, wisatawan bisa menikmati keindahan bawah laut dengan santai. "Beberapa fasilitas di Pulau Noko ditingkatkan. Seperti restoran dan tempat nongkrong," paparnya.

Kemudian sejumlah tempat wisata segera dibenahi. Alasannya, WSI akan dimulai Mei nanti. Pulau Bawean mendapat giliran awal Oktober. "Ini demi promosi wisata Pulau Bawean hingga ke mancanegara," pungkas Wabup Qosim.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata, Mighfar Syukur mengamini pernyataan Wabup Qosim. Menurutnya, WSI sudah menunjuk Pulau Bawean menjadi salahsatu tujuan kunjungan pelayaran internasional kembali.

"Kementerian menganggap Pulau Bawean menarik minat peserta WSI 2018. Keunikan itu karena sambutannya luar biasa, pulau dan perairannya nya bagus serta destinasi wisatanya cukup banyak," kata Mighfar Syukur. (rof/ris)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia