Selasa, 22 Jan 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Sopir Kurang Hati-Hati, Dua Pikap Adu Banteng di Duduksampeyan

11 Januari 2019, 14: 32: 57 WIB | editor : Wijayanto

SAMA-SAMA RUSAK: Bagian depan kedua mobil pikap terlihat ringsek dalam tabrakan di Jalan Raya Duduksampeyan, Desa Ambeng-ambeng, Watangrejo, Kec Duduk

SAMA-SAMA RUSAK: Bagian depan kedua mobil pikap terlihat ringsek dalam tabrakan di Jalan Raya Duduksampeyan, Desa Ambeng-ambeng, Watangrejo, Kec Duduksampeyan. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

DUDUKSAMPEYAN – Dua mobil jenis pikap terlibat tabrakan adu moncong di Jalan Raya Desa Ambeng-ambeng, Watangrejo, Kecamatan Duduksampeyan, Kamis siang.

Kendati tidak menimbulkan korban jiwa, tabrakan ini sempat memacetkan ruas jalan nasional yang menghubungkan Surabaya-Lamongan ini.

"Tidak ada korban yang meninggal dunia. Kedua sopir dan satu penumpang hanya mengalami luka," kata Ipda Yossy Eka Prasetya, Kanit Laka Lantas Polres Gresik.

Dijelaskan, kecelakaan tersebut melibatkan mobil pikap Toyota Hi Ace nopol S 9709 JB yang dikemudikan Achmad Tunggal, 50, warga Desa Jotosanur, Kecamatan Tikung, Lamongan.

Lawannya mobil pikap Suzuki Carry nopol L 9833 GG yang dikemudikan Achmad Djoni, 58, dengan penumpang Moch Kholis, 50, keduanya asal Jalan Sidosermo, Kecamatan Wonocolo, Surabaya.

Awal kejadian saat pikap Toyota melaju dari Timur ke Barat dengan kecepatan tinggi. Sampai di lokasi kejadian, kendaraan mengambil haluan terlalu ke kanan sehingga melewati garis marka jalan.

Apesnya di saat yang sama dari arah berlawanan, meluncur Suzuki Carry nopol L 9833 GG. Karena jarak sangat dekat, kedua mobil tidak bisa menghindar dan terjadilah tabrakan keras. 

Akibatnya, kedua mobil ringsek di bagian depan. Ketiga penumpangnya mengalami luka dan dilarikan ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk mendapatkan perawatan medis.

Insiden itu membuat jalur penghubung Gresik-Lamongan tersendat. Sebab, posisi kedua mobil berada di tengah badan jalan.

Tidak lama kemudian, kedua pikap berhasil ditarik ke tepi jalan. Polisi dan petugas dinas perhubungan dibantu warga setempat ikut membantu proses evakuasi.

“Kedua pengemudi mengalami luka di bagian kaki kanan dan kiri. Sedangkan seorang penumpang mengalami luka di bagian bahu,” terang Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Yossy Eka Prasetya.

Disebutkan, kecelakaan tersebut disebabkan karena faktor manusia atau human error. Dimana pengemudi kurang hati-hati dan tidak memperhatikan marka jalan.

Sehingga kendaraannya melewati pembatas marka jalan dan terlibat tabrakan dengan mobil dari arah berlawanan. “Kedua kendaraan sudah kami amankan sebagai barang bukti,” imbuh dia. (yud/ris)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia