Kamis, 21 Mar 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Pura-pura Tanya Alamat, Rampas HP Pelajar

10 Januari 2019, 09: 45: 22 WIB | editor : Wijayanto

TAK BERKUTIK: Tersangka Redi Dwi Nisyoko saat diamankan di Mapolsek Lakarsantri didampingi Tim Anti Bandit Polsek Lakarsantri.

TAK BERKUTIK: Tersangka Redi Dwi Nisyoko saat diamankan di Mapolsek Lakarsantri didampingi Tim Anti Bandit Polsek Lakarsantri. (ISTIMEWA)

SURABAYA - Seorang pelaku perampasan handphone (HP) dengan modus lawas menanyakan alamat dibekuk Polsek Lakarsantri. Tersangka Redi Dwi Nisyoko alias Ambon, 20, warga Jalan Bandarejo Sawah Gg I, Surabaya. Korbannya adalah BAP, 11, warga Jalan Pakal Madya Jaya 1B RT 04 RW 02 Surabaya.Aksi perampasan HP itu terjadi di Jalan Pakal Madya Jaya Gg I Minggu (6/1) sekitar pukul 17.30. Saat itu korban awalnya bermain HP bersama temannya. Tak berselang lama kemudian dua pelaku datang. Tersangka Redi saat itu berperan sebagai joki. Sementara R (buron) yang bertugas  menjadi eksekutor mendatangi korban dengan pura-pura menanyakan alamat."Setelah korban lengah pelaku R merampas HP yang semula di tangan kiri korban," ujar Kapolsek Lakarsantri Kompol Dwi Heri Sukiswanto Rabu (9/1). Sukses merampas HP kedua pelaku lalu melarikan diri. Sementara korban sempat mengejar pelaku. Namun karena pelaku memakai motor, kemudian keduanya lolos.Korban yang tak terima HP nya dirampas lalu melapor ke Polsek Lakarsantri. Setelah dilakukan penyelidikan, dan ciri-ciri pelaku dikantongi, salah satu tersangka berhasil dibekuk di salah satu warung Jalan Bandarejo Gg I Surabaya, Selasa (8/1). "Tersangka Redi Dwi Niskoyo berhasil ditangkap, sementara R temannya masih pengejaran," tegasnya.Dari penangkapan tersebut polisi menyita barang bukti sebuah dos book HP merk Oppo tipe A57 warna hitam. Atas perbuatannya tersangka tersangka dijerat pasal 365 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan.(rus)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia