Kamis, 21 Mar 2019
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle Surabaya
Minuman Kekinian

Cheese Tea, Tak Hanya Rasanya yang Unik, Cara Minumnya Juga Beda

09 Januari 2019, 21: 09: 12 WIB | editor : Abdul Rozack

SEDANG BOOMING: Nisa (kiri) dan Natalia berswafoto saat menikmati minuman kekinian cheese tea, di Royal Plaza Surabaya, Rabu (9/1).

SEDANG BOOMING: Nisa (kiri) dan Natalia berswafoto saat menikmati minuman kekinian cheese tea, di Royal Plaza Surabaya, Rabu (9/1). (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Setahun belakangan, cheese tea makin digemari. Popularitasnya bahkan mengalahkan buble tea dan mango smoothie yang sempat viral. Namun sebenarnya, apa sih cheese tea itu?.

Pada dasarnya, cheese tea adalah minuman teh buah yang dipadukan dengan foam keju gurih di atasnya. Perpaduan kesegaran dari teh yang bertemu dengan rasa keju menghadirkan rasa baru yang unik. 

Tak hanya disajikan dengan teh, semakin kesini, varian rasa dari cheese tea juga semakin banyak, bahkan bisa dimodifikasi agar bisa dinikmati oleh mereka yang bukan fans keju sekalipun. 

Di Surabaya sendiri, sudah banyak pengusaha yang menjual minuman cheese tea ini. Salah satunya adalah Koma, yang berada di Royal Plaza Surabaya.  Setidaknya ada 12 varian rasa yang ditawarkan. Mulai dari original, green tea, kopi, coklat, coklat alpukat, karamel hingga yogurt. Menariknya, disini menawarkan dua pilihan foam, dari keju dan dari machiato. 

Neni Opin, pemilik franchise Koma di Surabaya menjelaskan, foam machiato ini bisa menjadi alternatif bagi mereka yang kurang menyukai keju, namun ingin mencoba sensasi minuman kekinian ini. "Kalau machiato rasanya manis karena dibuat dari krim dan gula," Jelasnya. 

Cheese foam sangat cocok dipadukan dengan rasa choco avocado, ovaltine dan matcha karena rasa gurih dari keju semakin memperkaya rasa. Sementara machiato foam akan makin nikmat jika dipadukan dengan kopi, passion fruit dan yogurt. 

Namun sensasi minuman ini tak hanya terletak pada rasanya saja. Bahkan cara minumnya juga unik. Alih-alih di sedot, cara minumnya adalah diminum langsung dari gelasnya. Jadi bisa dikatakan ramah lingkungan juga. "Cara minumnya dimiringkan 45 derajad, biar minuman dibawahnya melewati foam, jadi rasanya bisa nyampur, kalau disedot kan hanya dapet bawahnya saja," imbuhnya. (is/nur)

(sb/is/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia