Selasa, 26 Mar 2019
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle Surabaya

Menangis Bersama di Nobar Keluarga Cemara

06 Januari 2019, 06: 20: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

BERI KEJUTAN: Pemain dalam film Keluarga Cemara, Ringgo Agus Rahman dan Zara JKT48, menyapa para penonton di salah studio XXI Tunjungan Plaza Surabaya

BERI KEJUTAN: Pemain dalam film Keluarga Cemara, Ringgo Agus Rahman dan Zara JKT48, menyapa para penonton di salah studio XXI Tunjungan Plaza Surabaya, Sabtu (5/1). (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Siapa yang tak tahu dengan  keluarga Cemara. Serial keluarga yang sempat populer di tahun 90-an itu kini diangkat kembali ke layar lebar, dengan dibintangi oleh Ringgo Agus Rahman sebagai  Abah dan Nirina Zubir sebagai Emak. 

Meski sudah berlalu puluhan tahun, hingga dibuatkan remake filmnya, cerita tentang keluarga Cemara selalu menarik untuk diikuti. Kisah perjuangan ayah untuk anak-anaknya, ibu yang selalu menjadi penengah serta segala intrik dalam kehidupan berkeluarga ini tetap terasa menarik meski dikemas dengan sangat sederhana, layaknya kisah sehari-hari. Namun justru itulah yang mengena di hati penonton. 

Hal tersebut tersirat dari sesi nonton bareng Forum Komite Wali Murid SD Klas 2 Sekolah Alam Insan Mulia Surabaya Angkatan ke-18 (Forklas Wowlulas) di Sinema XXI Tunjungan Plaza III. Selama film berlangsung, hampir semua penonton, tua maupun muda, sesenggukan hingga menyeka air matanya. Mereka trenyuh, turut hanyut dalam bayangan keluarga, yang ditampilkan dalam film. 

Seperti halnya Desi, yang selama film diputar terus berlinang air mata. “ Ceritanya mirip seperti kisah keluarga kami pas susah-susahnya, sampai aku dan suami nangis bombay,” katanya, Sabtu (5/1). 

Bahkan, setelah film usai, forum yang terdiri dari wali murid hingga guru-guru ini dikejutkan dengan kehadiran dua cast utama film garapan sutradara Yandy Laurens ini. Setelah layar mati, Ringgo Agus Rahman dan rekannya, Zara yang berberan sebagai Euis masuk ke dalam gedung bioskop menyapa penonton. Tak hanya itu, sang sutradara juga turut menyapa para penggemar.  Praktis, pengonton langsung heboh ketika Ringgo menyapa dengan sapaan lucu layaknya dalam adegan film. 

Ringgo berharap, filmnya dapat memberikan nilai positif yang bisa disebarkan kepada keluarga. Dan menjadi tontonan menghibur yang mencerminkan kehangatan keluarga. “ Dalam keluarga jangan merubah apapun, kecuali menambah(anak,Red),”  katanya. 

Koordinator Event acara nobar, Catur Wahyu berharap, film ini bisa menjadi sarana pembelajaran pendidikan karakter di luar sekolah. Selain itu juga sarana perekat antara orang tua dan anak sembari menghabiskan liburan sekolah. “ Apalagi film ini punya pesan moral yang sarat tentang keluarga, sehingga sekalian dipelajari,” paparnya. Nobar ini diikuti oleh 200 lebih penonton yang terdiri dari siswa wali murid hingga guru-guru.  (is/nug)

(sb/is/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia