Selasa, 26 Mar 2019
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle Surabaya
Men’s Fashion Style 2019

Tonjolkan Pria lewat Cosmolight Etnic

05 Januari 2019, 09: 20: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

PERTAMA KALI: Empat orang model laki-laki mengenakan busana dengan konsep Cosmolight Etnic dalam preview Man Fashion Style 2019 di atrium Grand City M

PERTAMA KALI: Empat orang model laki-laki mengenakan busana dengan konsep Cosmolight Etnic dalam preview Man Fashion Style 2019 di atrium Grand City Mall Surabaya, Jumat (4/1). (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Di kota besar seperti Jakarta, tren fashion pria sangat cepat berkembang. Disana, banyak pria pekerja yang gaya busananya stylist. Mereka keluar dengan mengenakan jas, setelan celana di atas mata kaki,  sneakers dan clutch. Tren fashion yang santai dan sangat personal itu dinamakan cosmopolitan style. 

Sayangnya, style itu belum benar-benar diterima di Surabaya. Untuk itulah,  Men’s Fashion Style 2019 mengusung konsep Cosmolight Etnic dalam pagelaran fashion show-nya. Cosmolight sendiri adalah turunan dari kata cosmopolitan, namun dibuat lebih ringan, menyesuaikan dengan budaya berbusana di Surabaya. Dikombinasikan dengan sentuhan ethnik yang semakin kesini semakin dicari. 

Man Fashion Style 2019 sendiri merupakan event fashion show busana laki-laki pertama di Surabaya. Show ini akan berlangsung selama tiga hari penuh mulai dari tanggal 25 hingga 27 Januari mendatang. Tak tanggung-tanggung, show ini akan diikuti oleh 30 desainer dari berbagai kota di Indonesia dan akan menampilkan lebih dari 300 koleksi. 

Founder dari Man Fashion Style 2019, Bunsu Arif Santoso menjelaskan, acara ini hadir atas kegalauannya melihat kenyataan bahwa 80 persen show di Surabaya di dominasi oleh fashion perempuan. Padahal, potensi fashion enthusiast laki-laki di Surabaya sendiri cukup besar. Mulai dari desainer hingga model. Dengan adanya event ini, ia berharap dapat menjadi wadah untuk para laki-laki berekspresi di industri fashion. 

“30 Desainer ini ada yang dari Jakarta, Banyuwangi, NTB, Bandung, dan Yogyakarta,” paparnya. 

Event ini juga diikuti oleh fashion desainer kenamaan Surabaya, seperti Embran Nawawi. Selain sebagai guest designer, ia juga ambil bagian sebagai konseptor acara. Embran berharap, dengan adanya event ini mampu menjadi acuan bagi pecinta fashion laki-laki di Surabaya untuk lebih berani berekspresi di tahun 2019. “Karena 30 desainer membawakan busana laki-laki semua ini hal luar biasa dan masih sangat jarang di Surabaya,” pungkasnya. (is/nur)

(sb/is/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia