Selasa, 26 Mar 2019
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle Surabaya

Ritus Travesty, Mengulik Lika Liku Pemain Tandak dalam Ludruk

29 Desember 2018, 11: 22: 08 WIB | editor : Wijayanto

SENIMAN SEJATI: Meimura saat memerankan Mukidi, sang tandak dalam Ritus Travesty.

SENIMAN SEJATI: Meimura saat memerankan Mukidi, sang tandak dalam Ritus Travesty. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Menutup tahun 2018, Meimura, seniman ludruk Jawa Timur menggelar pentas ludruk monolog dengan Judul Ritus Travesty. Ritus Travesty merupakan sebuah pentas yang mengangkat cerita seorang travesty atau tandak wesi atau wedokan dalam cerita ludruk. Sosok ini kerap diperankan oleh laki-laki yang berdandan sebagai perempuan cantik (tandak). 

Cerita ini terispirasi dari seorang pemain ludruk senior yang sepanjang perjalanannya memerankan sosok tandak, bernama Mukidi. Di masa lalu, Mukidi memerankan tokoh pujaan, Rusmini, yang menjadi rebutan dalam pertunjukan Besut. 

Meimura, sang aktor sekaligus penulisnya menceritakan, bahwa cerita ini diambil dari perjalanan Mukidi sebagai pemain. Juga berisi dedikasinya terhadap ludruk dan monolog-monolog tentang kekhawatirannya terhadap nasib kesenian ludruk saat ini. “Nasib ludruk kini magak, mati tidak, hidup juga terseok-seok,” ujarnya seusai gladi bersih di Taman Hiburan Rakyat Surabaya, Jumat (28/12). 

Selama satu jam, ia memerankan sosok Mukidi dalam berbagai ekspresi. Bagaimana Mukidi bersiap, melakukan pendalaman peran dengan rebahan, hingga kemudian berdandan menjadi perempuan, nembang, berdialog dengan penonton melalui kaca, menumpahkan uneg-uneg-nya. 

Sebagai penutup ujungnya, menyuarakan kalimat pamungkas, "Iki duwekmu. Tilas tracake leluhurmu, lek kon gak gelem, yo kabur kanginan,", yang artinya, ini (ludruk) adalah milikmu. Pemberian leluhurmu, jika tidak mau melestarikan, bisa hilang diterpa angin," katanya. 

Meimura sendiri menilai tandak tak pernah bisa dilepaskan dari cerita ludruk. Dan dalam beberapa hal, memiliki tempat tersendiri di hati penontonnya. Untuk itulah, ia mengangkat sosok yang kerap hanya jadi pelengkap ini sebagai pemeran utama.

"Tandak itu pasti cantik, dandannya juga sangat cantik, pasti kalian takjub ketika melihat mereka bersiap di belakang panggung," pungkasnya. (is/nur)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia