Sabtu, 23 Mar 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Warga Dengar Suara Gemuruh dan Ledakan, Ternyata Jalan Ambles

18 Desember 2018, 23: 47: 20 WIB | editor : Wijayanto

LOKASI AMBLAS: Proyek dekat RS Siloam ini yang diduga jadi penyebab amblasnya Jalan Raya Gubeng.

LOKASI AMBLAS: Proyek dekat RS Siloam ini yang diduga jadi penyebab amblesnya Jalan Raya Gubeng. (ISTIMEWA)

SURABAYA - Kabar amblesnya Jalan Raya Gubeng yang viral di media sosial dan online kontan menarik perhatian warga di sekitar lokasi. Ratusan warga terus berdatangan ke lokasi untuk melihat kondisi terkini amblesnya jalan tersebut.

Namun, petugas sigap dengan membatasi kedatangan mereka dengan garis polisi yang dijaga ketat puluhan petugas Satpol PP Surabaya yang sudah stand by sejak kejadian amblesnya jalan itu sekira pukul 21.40 WIB.

Salah satu warga yang sempat ditanya, Weni, warga Bagong Ginayan, mengaku ia mengetahui kejadian ini dari media sosial. Ia langsung ke lokasi untuk memastikan kebenarannya. Hingga, ia akhirnya tertahan setelah banyak petugas Satpol PP yang berjaga di sekitar lokasi tersebut.

"Saya ingin tahu saja sebenarnya, tapi ya gak bisa mendekat karena dijaga ketat petugas," ungkapnya.

Salah satu warga yang bertempat tinggal tak jauh dari lokasi mengatakan, ia awalnya tidak tahu jika ada jalan ambles. Ia awalnya mendengar suara gemuruh, kemudian suara ledakan, dan listrik di rumahnya tiba-tiba padam.

Ia mengatakan, di lokasi tepatnya depan toko tas Elizabeth ada gardu listrik. Kemungkinan gardu listrik ini yang meledak karena tertarik ke bumi. "Saya kira trafo rumah saya, ternyata dari arah Jalan Gubeng," kata warga yang enggan disebutkan namanya ini.

Petugas PLN sudah mulai membenahi kabel yang menjuntai akibat kejadian tersebut. Ini karena ditakutkan kabel tersebut tertarik dan menimbulkan korsleting karena beberapa tiang listrik masuk ke dalam lubang jalan yang ambles tersebut.

Seperti diketahui, Jalan Raya Gubeng depan toko tas Elizabeth samping Bank BNI ambles, Selasa malam ini (18/12) sekira pukul 21.40 WIB. Jalan tersebut ambles sepanjang sekitar 30 meter dengan lebar mencapai 20 meter dengan kedalaman sekitar 10 meter.

Belum diketahui penyebab kejadian, namun diduga akibat pembangunan lantai basement di proyek dekat RS Siloam. Hal ini diperkuat dengan gambar proyek tersebut dari udara yang beredar di media sosial. Dimana menunjukkan proyek tersebut dibangun persis di sisi lokasi amblasnya jalan depan Bank BNI dengan kondisi menggerus tanah ke dalam. 

Seorang pegawai proyek tersebut yang ditemui di lokasi kejadian mengatakan, lokasi amblesnya jalan memang berdekatan dengan proyek parkir dari rumah sakit Siloam. "Ya ini proyek parkir. Proyek dari rumah sakit. Tapi belum tahu pasti penyebabnya," tuturnya.

Selain itu dirinya juga belum bisa memastikan di dalam proyek tersebut apakah masih ada rekannya di area proyek.

Sementara itu, salah satu petugas Tanggap Bencana (Tagana) Kota Surabaya, Tri Suwardayono, menjelaskan belum tahu asal usul penyebab kejadian ini. Dirinya juga menjelaskan, belum tahu siapa pemilik proyek tersebut. "Ini kami masih dalam penyelidikan, ada petugas damkar dan tagana yang masih memcari tahu sebabnya," tandasnya. (gun/gin/jay)

(sb/gun/gin/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia