Kamis, 17 Jan 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Warga Mengeluh Trotoar Jadi Garasi Mobil

13 Desember 2018, 06: 20: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

Rampas Hak : Sebuah mobil pikap parkir memakan seluruh badan trotoar di Jalan Bubutan.

Rampas Hak : Sebuah mobil pikap parkir memakan seluruh badan trotoar di Jalan Bubutan. (Aji/radarsurabaya)

SURABAYA – Para pejalan kaki mengeluh dengan banyaknya kendaraan parkir di sejumlah ruas trotoar. Mereka mengaku hak sebagai pejalan kaki telah digerus. “ Mereka sering memakir kendaraan di trotoar, sehingga pejalan kaki seperti kami ini tak nyaman,” kata Ibnu salah satu warga di Jalan Bubutan, Selasa (12/12).

Bukan rahasia umum lagi fasilitas trotoar banyak dijadikan lahan parkir. Bahkan tak sedikit yang menjadikannya garasi. Seharusnya, trotoar untuk pejalan kaki. 

Salah satu faktor penyebabnya kurang pedulinya pemilik kendaraan dan diperparah, banyaknya pemilik mobil yang tak mamiliki lahan parkir. Akibatnya, mobil diparkir sembarangan.

Dalam undang-undang No.22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) disebutkan, trotoar merupakan salah satu fasilitas pendukung penyelenggara lalu lintas dan angkutan jalan diantara fasilitas-fasilitas trotoar diperuntukan untuk lajur sepeda, pejalan kaki dan penyandang disabilitas.

Lebih lanjut,  Ibnu mengatakan banyak pemilik mobil yang memakirkan kendaraan pribadi di trotoar. Padahal hal ini sangat mengganggu akses para pejalan kaki yang sering lalu-lalang di sekitar Jl.Bubutan.(aji/rtn)

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia