Kamis, 21 Mar 2019
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Istri Sibuk Kerja, Suami Ngglibet Pacari Daun Muda

12 Desember 2018, 04: 10: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Istri mana yang rela jika keringatnya dibalas dengan pengkhianatan. Seperti Karin, 34, ini. Tak rela diselingkuhi, ia gugat cerai Donwori, 29, suaminya.

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Predikat suami paling nggapleki sedunia bisa dilayangkan kepada Donwori. Betapa tidak, ia sudah tak perlu capek-capek kerja, semua sudah dicukupi oleh istrinya. Eh bisa-bisanya dia selingkuh dengan daun muda. Hal ini disampaikan Karin saat berada di kantor pengacara, dekat Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya, kemarin.

Perselingkuhan ini ketahuan setelah pesan mesra Donwori tak sengaja Karin baca di pesan WhatsApp-nya. Bahkan keduanya juga memiliki panggilan sayang khas pasangan Anang-Kridayanti sebelum cerai dulu, pipi dan mimi.  “ Pas tahu dia selingkuh itu Mbak, tak banting hapene mbek aku,” curhat Karin masih dengan nada kesal.

Yang membuat tambah jengkel, rupanya Karinlah yang selama ini mbandani selingkuhan mereka. Rupanya, jatah bulanan Donwori yang akunya untuk uang fitness ini dipakai untuk kencan. Iya, Anda tidak salah baca. Karinlah yang mblanjani Donwori.

Sejak menikah, tugas kepala rumah tangga memang diemban Karin. Ia yang sehari-harinya sibuk kerja, mensuplay kebutuhan keluarga. Sementara Donwori, kerjaannya sebaliknya. Dia yang bertugas di rumah, memasak, mengepel meski banyak kelayapannya.

Karin mengaku, dirinya memang tipikal wanita pekerja, yang tak bisa tinggal diam di rumah. Itulah mengapa ia enjoy saja dengan pergantian peran ini. Toh bisa dibilang, ia sudah punya jabatan tinggi di tempatnya bekerja. Sementara Donwori, sejak menikah memang tidak bekerja. Kerjaannya hanya klimprak-klimpruk di rumah menunggu jatah dari Karin.

“Masa selama menikah Mbak Karin terus yang kerja?" tanya Radar Surabaya, keheranan. Yang langsung ia jawab, “ Iyalah, siapa lagi. Wong Mas Don iku gak iso kerjo."

Masih dengan raut keheranan, Radar Surabaya pun bertanya lagi. “Mbak, kok mau-maunya sih nikah sama pengangguran,” tanya Radar Surabaya. “Yok opo maneh Mbak lek wes seneng,” timpal Karin.

Karin menegaskan, ia tidak masalah, mau Donwori mewah-mewahan, mau pakai uangnya jalan-jalan, seneng-seneng sama teman, silahkan. Namun ia benar-benar tidak sudi kalau uangnya dipakai untuk jajanin selingkuhan. Kalau yang ini, perempuan mana pun tak akan ada yang mau. (*/opi)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia