Selasa, 19 Mar 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

GUBRAK! Ternyata Sujud Sudah Tewas Gantung Diri

11 Desember 2018, 23: 10: 56 WIB | editor : Wijayanto

DEPRESI: Posisi korban di kamarmya saat ditemukan polisi.

DEPRESI: Posisi korban di kamarmya saat ditemukan polisi. (M MAHRUS/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Warga yang menetap di sekitar Jalan Dukuh Kupang Buntu III, Pakis, Sawahan dibuat geger dengan adanya seseorang yang tewas gantung diri, Selasa (11/12). Korban diketahui bernama Sujud, 63, warga setempat. Menurut informasi, jenazah korban ditemukan sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu saksi yang bernama Totok Sumarno, 45, dibuat terkejut dengan suara gubrak dari rumah bagian belakang yang ditinggali korban. Mendengar suara itu, saksi yang awalnya menonton televisi (TV) di ruang depan, langsung ke belakang. Begitu masuk di kamar korban, saksi yang masih berstatus keponakan korban dibuat tercengang. Sebab, korban ditemukan sudah dalam kondisi jatuh dengan leher terlilit tali kain putih yang dikaitkan di kayu. Sontak, seketika itu saksi berteriak minta tolong kepada tetangga sekitar. Beberapa warga lantas mendatangi lokasi dan mencoba memberanikan mengecek kondisi korban. Tahu korban sudah meninggal, mereka kemudian lapor ke pihak RT dan Kepolisian Sektor Sawahan. Kanit Reskrim Polsek Sawahan AKP Haryoko Widhi mengatakan, korban diduga mengakhiri hidup dengan cara gantung diri menggunakan tali yang dikaitkan di kayu di atas tempat tidurnya. "Korban gantung diri lalu jatuh, dan meninggal dunia di lokasi," ujar Haryoko saat dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa petang (11/12).Polisi yang mendapatkan laporan bunuh diri kemudian menuju lokasi. Tak hanya itu, Tim Inafis Polrestabes Surabaya beberapa saat kemudian juga tiba di lokasi. Petugas melakukan olah TKP dan mengidentifikasi jenazah korban. Dari hasil pemeriksaan, tim tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. 
"Dugaannya korban nekat mengakhiri hidup lantaran frustasi dengan sakit yang diderita," jelasnya. Sebab berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui menderita sakit hernia sudah lama. Kadang, korban sering mengeluh sakit di bagian perut bawahnya.Selama seminggu terakhir ini, korban diketahui warga juga sudah tak pernah keluar rumah. Setelah diidentifikasi, jenazah korban dievakuasi ke RSU dr Soetomo Surabaya untuk dilakukan visum et repertum, sebelum diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan. (rus/jay)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia