Selasa, 26 Mar 2019
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Surabaya

Bejo Bangga Perjuangan Persebaya

Terimakasih pada Pemain dan Bonek

11 Desember 2018, 22: 47: 08 WIB | editor : Wijayanto

DUET: Bejo Sugiantoro sebagai asisten pelatih bersama Coach Djadjang Nurdjaman.

DUET: Bejo Sugiantoro sebagai asisten pelatih bersama Coach Djadjang Nurdjaman. (DOK/JPNN)

SURABAYA - Liga 1 musim 2018 sudah berakhir. Persija Jakarta keluar sebagai juara. Tiga tim yakni Mitra Kukar, Sriwijaya FC,  dan PSMS Medan terdegradasi.

Sedangkan Persebaya memungkasi perjalanan musim ini dengan kemenangan 1-0 atas PSIS Semarang di Gelora Bung Tomo yang membawa tim berjuluk Bajul Ijo itu bertengger di peringkat kelima.

Asisten pelatih Bejo Sugiantoro memuji perjuangan keras pemain untuk bangkit dari papan bawah hingga sukses merangsek ke papan atas.

"Alhamdulillah kita bisa menutup musim dengan kemenangan, saya sangat berterima kasih atas kerja keras seluruh pemain hingga pertandingan terakhir," kata Bejo dikutip laman resmi Persebaya.

Performa Persebaya musim ini memang bak roller coaster. Sempat terseok-seok di awal kompetisi, hingga terancam degradasi pada awal putaran kedua. Namun, Persebaya akhirnya mampu bangkit di sisa musim.

Bejo adalah sosok penting dalam kebangkitan Persebaya. Saat ada pergantian pelatih di awal Agustus, dia sempat mengemban jabatan pelatih caretaker. Sebelum Djadjang Nurdjaman mengisi posisi pelatih pada 5 September 2018, dan Bejo menjadi asisten pelatih sejak saat itu.

Saat Bejo menjadi caretaker, kondisi tim Persebaya sedang kurang kondusif seusai tiga kekalahan beruntun. Pemain pun sempat risau setelah bus dilempari dan dihadang suporter sepulang dari away ke kandang Perseru Serui pada Agustus lalu.

Namun demikian, sosok yang mengantarkan Persebaya dua kali juara Liga Indonesia itu tidak mau jika disebut sebagai sosok yang berjasa membawa kebangkitan Green Force.

"Saya datang ke tim senior memang panggilan jiwa untuk membantu Persebaya, tapi seluruh pujian saya berikan kepada pemain Persebaya," kata Bejo.

Menurut Bejo, hasil yang diraih hingga akhir musim berkat semangat dan profesionalisme pemain. "Semenjak saya pegang sebagai caretaker hingga menjadi asisten coach Djanur, saya menyaksikan sendiri perjuangan anak-anak untuk memperbaiki diri," tuturnya.

Ayah dari bek Rachmat Irianto ini juga memuji perkembangan mental pemain. "Anak-anak juga menunjukkan kualitas sebagai pemain profesional. Mereka mau menyikapi secara positif kritik dan saran yang diberikan, baik dari tim pelatih dan Bonek,” pungkasnya. (sam/psby)

(sb/sam/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia