Selasa, 26 Mar 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Simpan SS di Celana Dalam, Pemuda Ini "Ditelanjangi" Polisi

09 Desember 2018, 23: 32: 55 WIB | editor : Wijayanto

BUDAK NARKOBA: Tersangka Andreas Gunawan ditahan di Polsek Sukomanunggal.

BUDAK NARKOBA: Tersangka Andreas Gunawan ditahan di Polsek Sukomanunggal. (ISTIMEWA)

SURABAYA - Andreas Gunawan, 32, terpaksa “ditelanjangi” polisi. Sebab, warga Jalan Kupang Gunung Jaya 5/10 Surabaya menyembunyikan sabu-sabu (SS) di celana dalamnya.

Dia ditangkap anggota reskrim Polsek Sukomanunggal di Traffic Light (TL) Jalan Kenjeran setelah dikuntit usai melakukan transaksi.

Penangkapan Andreas dilakukan polisi pada Sabtu (8/12). Berawal ketika polisi mendapatkan informasi adanya transaksi SS yang dilakukan di kawasan Kenjeran.

Setelah itu, polisi melakukan penyelidikan dan pengintaian hingga mendapati identitas Andreas. 

“Kami kuntit tersangka saat usai melakukan transaksi. Kemudian saat di TL Jalan Kenjeran kami melakukan penangkapan,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Sukomanunggal, Iptu Misdianto, Minggu (9/12).

Misdianto mengatakan setelah diamankan di lokasi, Andreas sempat menolak atas dugaan polisi itu. Bahkan dia menuding polisi telah melakukan salah tangkap. Sebab saat polisi melakukan penggeledahan, mereka tak menemukan barang bukti SS. 

“Namun kami yakin jika tersangka memiliki SS tersebut. Kami pun melanjutkan penggeledahan,” terangnya.

Kemudian tersangka dibawa agak menepi dari jalan, kemudian polisi meminta tersangka melepas pakaian dan celananya. Saat itulah, polisi mendapati SS jatuh dari tubuhnya. Rupanya SS tersebut disimpan di celana dalam.

“Setelah kami dapati SS tersebut, tersangka tak bisa berkelit dan mengakui jika SS tersebut baru saja ia beli,” ujarnya.

Misdianto mengatakan berdasarkan keterangan tersangka, satu poket Ss tersebut dengan berat 0,31 gram tersebut dibeli seharga Rp 150 ribu. Dia membelinya dari seorang kurir yang ia hubungi lewat sms. 

“Kemudian tersangka dan kurir tersebut melakukan transaksi dengan cara ranjau,” pungkasya. 

Sementara itu, kepada polisi Andreas mengaku sudah beberapa kali mengkonsumsi dan membeli SS tersebut. Rencannya SS yang ia beli akan dipakainya sendiri sebagai dopping agar tak mudah capek saat bekerja.

Mengenai alasannya menyembunyikan SS di celana dalam supaya aman saja.

“Sebelumnya saya simpan di helm, tapi karena sudah banyak yang terungkap saya simpan di celana dalam,” ujarnya. (yua/jay)

(sb/yua/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia